logo


Yenny Wahid Jadi Komisaris di Garuda, Staf BUMN: Isu Perempuan Bisa Terselesaikan

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah memutuskan untuk mengangkat lima komisaris baru

22 Januari 2020 17:30 WIB

Yenny Wahid di depan kedubes Myanmar.
Yenny Wahid di depan kedubes Myanmar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Putri Presiden RI keempat Abdurahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid menduduki kursi Komisaris Independen di PT Garuda Indonesai (Persero) Tbk.

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga, mengatakan bahwa Yenny diharapkan bisa menyelesaikan masalah isu perempuan di Garuda.

"Diharapkan salah satunya isu perempuan bisa terselesaikan juga di Garuda," kata Arya seperti dilansir dari Detikcom, Rabu (22/1).


Hasil RUPSLB Garuda Diumumkan, Yenny Wahid Duduki Kursi Komisaris

Namun, ia tidak menjelaskan dengan detail isu perempuan tersebut. Arya juga membantah bahwa dipilihnya Yenny untuk mengurus masalah gundik.

"Bukan masalah gundik," kata Arya.

Seperti diketahui, isu tentang gundik di Garuda ramai dibicarakan setelah diangkat oleh akun Twitter @digeeembok. Akun tersebut menyebut bahwa ada petinggi Garuda yang memiliki wanita simpanan alias gundik.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah memutuskan untuk mengangkat lima komisaris baru. Berdasarkan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), eks Kepala Bekraf Triawan Munaf duduk sebagai Komisaris Utama. Dia didampingi oleh Chairal Tanjung selaku Wakil Komisaris Utama.

Sedangkan kursi komisaris lainnya, ada Komisaris Independen Elisa Lumbantoruan, kemudian Komisaris Independen Yenny Wahid, dan Komisaris Peter F Gontha.

Langkah BUMN Selamatkan Keuangan Jiwasraya, Salah Satunya Membuat...

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata