logo


HUT ke-2, Cashwagon Gelar Small Gathering untuk Edukasi Lender

Ada keuntungan yang dapat diperoleh para pemberi pinjaman di Cashwagon

21 Januari 2020 14:06 WIB

ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Cashwagon (Kas Wagon) Indonesia yang diluncurkan pada November 2017, muncul sebagai platform P2P (Peer-to-Peer) inovatif, yang mengubah cara orang memperoleh dana tambahan dan mengakses cicilan jangka pendek secara online.

Platform ini membantu menghubungkan para pemberi pinjaman, yang dapat meraih keuntungan minimal Rp 500.000, dengan para peminjam yang sudah diverifikasi oleh sebuah software peniliaian berbasis Artificial Intelligence yang dimiliki Cashwagon.

Selain sebagai platfotm P2P yang inovatif, Cashwagon juga ingin memberikan kontribusi positif dengan memberikan edukasi tentang pendanaan kepada semua pihak dalam ekosistemnya.


Cashwagon, Platform Fintech yang Bisa Ungkap dan Tindak Pelaku Penipuan

Salah satu contohnya adalah dengan menggelar Cashwagon The Rich Club, yaitu sebuah acara small gathering untuk para calon pemberi pinjaman potensial yang akan duduk bersama dengan perwakilan Cashwagon, serta mendengarkan sharing session dari seorang financial planner.

Acara talk show yang dikemas dalam konsep high tea ini, digelar pada Senin (20/1/2020) kemarin, di The Maj, Senayan dengan mengundang seorang Financial Planner, Franky Nangoy.

Di acara tersebut, ia berbagi dan berdiskusi seputar tren di dunia pendanaan saat ini, dan tips mengenai bagaimana mengenali peluang pendanaan dengan baik. Tentunya, akan ada sesi dari perwakilan Cashwagon yang akan menjelaskan tentang benefit yang akan dirasakan oleh para calon pemberi pinjaman ketika bergabung dengan Cashwagon.

Dalam kesempatan tersebut, Asri Anjarsari-CEO PT Kas Wagon Indonesia-mengungkapkan bahwa perseroan telah mengalami pertumbuhan yang signifikan hanya dalam waktu dua tahun. Dengan lebih dari 350.000 peminjam yang telah terverifikasi, lebih dari sejuta pinjaman yang telah diproses lewat platform ini dan lebih dari Rp1,5 triliun dana pinjaman yang telah dicairkan.

Di satu sisi, Cashwagon membuka akses pinjaman jangka pendek untuk masyarakat Indonesia yang sangat membutuhkan dana. Sementara di sisi lain, para pemberi pinjaman juga dapat memperoleh keuntungan signifikan dari kesepakatan tersebut. Para pemberi pinjaman dapat meraih Presentase Bunga Tahunan (APR) hingga 25% hanya dengan mendaftar, memilih strategi pendapatan, dan menyalurkan dananya.

Cashwagon juga sudah menyiapkan tawaran spesial di ulang tahun ke-2 nya, yaitu berupa tambahan bonus bunga 5% APR. Penawaran spesial ini juga memungkinkan para pemberi pinjaman memilih produk dengan total bunga tahunan maksimal 30% per tahun. Tawaran ini berlaku dari 20 Januari sampai 31 Januari 2020.

Untuk pendanaan dengan tenor 180 hari atau lebih, Cashwagon membuat pilihan pembayaran bunga bulanan yang menjadikan pendanaan P2P platform ini terasa klasik. Jika pemberi pinjaman memilih pendapatan dalam jangka pendek, ia akan mendapatkan semua bunga pada saat jatuh tempo.

"Tentunya, pemberi pinjaman dapat memilih menarik uang serta pendapatannya atau mempercayakannya lagi pada Cashwagon untuk menghasikan lebih banyak lagi," terang Asri.

Asri merasa bangga dengan apa yang telah dicapai dalam waktu dua tahun ini. Namun, pihaknya juga sadar bahwa perjalanan masih panjang. Untuk itu, Cashwagon terus mengusahakan yang terbaik untuk para pemberi pinjaman dalam mencari tambahan penghasilan dan para peminjam yang merasa terabaikan oleh lembaga keuangan tradisional.

Menurut Asri, keberhasilan Cashwagon sampai saat ini berkat sistem penilaian berbasis teknologi AI (artificial intelligence) yang dimiliki. Teknologi tersebut memungkinkan Cashwagon dengan cepat menentukan kemampuan seorang peminjam dalam membayar cicilan untuk efisiensi dan keamanan.

"Sebagai perusahaan yang 100% digital, kami lebih lincah, cepat, dan fleksibel daripada tipikal sebuah lembaga perbankan. Dana operasi kami yang minim menjadi salah satu alasan mengapa kami dapat menawarkan suku bunga yang kompetitif untuk para pemberi pinjaman," tukas Asri.

Asri juga menjelaskan, beberapa keuntungan yang dapat diperoleh para pemberi pinjaman di Cashwagon antara lain dapat memulai dengan uji coba (trial) hanya dengan Rp 500.000 selama 10 hari, keuntungan berupa bunga sampai 30% per tahun, jangka waktu pendanaan yang bervariasi dari 10 sampai 360 hari, dan interface platform yang mudah digunakan.

Tidak hanya itu, penggunaan teknologi AI membuat permohonan pinjaman hanya dapat diperoleh oleh peminjam yang sudah dievaluasi sehingga penyaluran dana dari pemberi pinjaman diatur secara cermat menjadi sejumlah besar pinjaman jangka pendek.

"Semua detail, syarat, dan ketentuan dibuka secara transparan sehingga tak ada biaya dan klausul yang merugikan," tutup Asri.

Cashwagon Indonesia Sabet Penghargaan Top Startup P2P Lending 2019

Halaman: 
Penulis : Admin