logo


Prihatin dengan Kondisi Jasa Keuangan di Indonesia, DPR Bentuk Panja

Pimpinan Komisi XI DPR RI dalam menyikapi telah melakukan rapat internal pada 20 Januari 2020 dan menyepakati untuk membentuk panitia kerja pengawasan kinerja industri jasa keuangan.

21 Januari 2020 13:17 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan perbankan merasa prihatin dengan kondisi industri jasa keuangan saat ini.

Pimpinan Komisi XI DPR RI dalam menyikapi telah melakukan rapat internal pada 20 Januari 2020 dan menyepakati untuk membentuk panitia kerja pengawasan kinerja industri jasa keuangan.

“Panitia kerja pengawasan kinerja industri jasa keuangan itu dengan prioritas pembahasan atas permasalahan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), AJB Bumiputera 1912, PT Asabri (Persero), PT Taspen (Persero) dan PT Bank Muammalat Indonesia Tbk,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganindito di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/1/2020).


Jaksa Agung Curigai Ada Oknum OJK dalam Skandal Jiwasraya

Dito berharap dengan terbentuknya Panja yang ajan melakukan pendalaman terhadap pengawasan kinerja di bidang industri keuangan tersebut.

“Komisi XI dapat memetakan masalah dengan mencari solusi terbaik bagi penyelesaian masalah yang ada sehingga nasabah tidak dirugikan, korporasi akan dikelola dengan baik, pengawasan akan berjalan dengan efektif sehingga kepercayaan masyarakat terhadap terhadap industri keuangan tetap terjaga dan akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Terkait Investasi Asing di Ibu Kota Baru, Demokrat Minta Pemerintah Jelaskan kepada Masyarakat Konsepnya Seperti Apa

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia