logo


Dukung Destinasi Wisata Premium, Kementerian PUPR Kembangkan 5 Zona Waterfront Labuan Bajo

Menteri Basuki akan menata Waterfront Labuan Bajo

20 Januari 2020 21:16 WIB

Menteri PUPR
Menteri PUPR Doc Kemen PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono berencana untuk melanjutkan penataan kawasan Waterfront Labuan Bajo agar dapat mendukung peningkatan jumlah dan lama kunjungan wisatawan.

Diketahui, Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yang diharapkan kedepannya dapat berubah wajahnya dengan adanya kegiatan penataan kawasan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2020.

Sebagai informasi tambahan, Labuan Bajo menjadi gerbang bagi wisatawan untuk melanjutkan eksplorasinya hingga ke Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar.


Kementerian PUPR Siapkan Penataan Kawasan Olahraga untuk PON 2020

Menteri Basuki kemudian mengatakan upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo dilakukan secara bertahap, dengan pembenahan infrastruktur yang akan menjadi prioritas.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo seluruh pembangunan infrastruktur untuk Labuan Bajo harus selesai tahun 2020. Semua desain sudah selesai, sudah mulai lelang pada Desember 2019, sehingga kegiatan konstruksi fisik dapat dimulai pada Februari-Maret dan selesai akhir Desember 2020," kata Menteri Basuki usai meninjau pembangunan infrastruktur Labuhan Bajo, Senin (20/1/2020).

Nantinya akan ada lima penataan Zona Waterfront yang akan memasuki tahap lelang, terdiri atas Zona A Bukit Pramuka, Zona B Kampung Air, Zona C Dermaga, Zona D kawasan Pantai Marina (Inaya Bay), Zona E Kampung Ujung.

Untuk mendukung penataan Waterfront Labuan Bajo, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga antara lain juga melakukan peningkatan jalan, penataan trotoar, dan drainase pada ruas Jalan Soekarno Hatta atas dan bawah, termasuk Jalan Pantai Pede. Di kawasan ini juga dilengkapi jalur pedestrian yang nyaman dengan desain artistik seperti pencahayaan (lighting) dan street furniture dengan konsep walking distance.

"Ini destinasi wisata premium, jadi hasil kerja harus artistik, craftmanship-nya. Mudah-mudahan pada Tahap II akan lebih baik mulai dari penataan lansekap, lighting dan lain-lainnya," tutur Menteri Basuki.

Jokowi Bakal Kebut Pembangunan Destinasi Super Premium Labuan Bajo

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma