logo


Sedang Shalat, Puluhan Pasukan Yaman Tewas Diserang Rudal

Setidaknya 80 orang pasukan Yaman dikabarkan tewas akibat dari serangan yang diduga dilancarkan oleh kelompok pemberontak Houthi di wilayah Provinsi Marib pada Sabtu (19/1) lalu.

20 Januari 2020 09:38 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setidaknya 80 orang pasukan Yaman dikabarkan tewas akibat dari serangan yang diduga dilancarkan oleh kelompok pemberontak Houthi di wilayah Provinsi Marib pada Sabtu (19/1) lalu. Serangan terjadi saat pasukan Yaman tengah menunaikan shalat di sebuah masjid.

Seperti dilansir CNN, Senin (20/1), Kelompok pemberontak menggunakan rudal balistik dan pesawat tanpa awak dalam melancarkan serangan tersebut. Serangan peluru kendali tersebut tepat mengenai masjid yang terletak di tengah markas pasukan Yaman. Pihak Kementerian Yaman mengklaim bahwa serangan tersebut erat berkaitan dengan kematian petinggi militer Iran, Qassem Solemani yang tewas diserang roket milik AS beberapa waktu lalu. Kabar yang beredar menyebut bahwa Iran selama ini dilaporkan mendukung kelompok pemberontak tersebut.

Sementara itu, Presiden Yaman, Abdu Rabu Mansur Hadi, menilai serangan itu adalah sebuah tindakan pengecut dan menunjukkan bahwa pemberontak Houthi layak dsebut kelompok teroris. Kendati demikian, sejauh ini belum ada klaim dari pihak pemberontak Houthi terkait serangan itu.


PM Kanada Desak Iran Serahkan Black Box Pesawat Ukraina kepada Perancis

Selain menewaskan 80 orang pasukan Yaman, serangan itu juga melukai 130 pasukan lainnya.

Soal Jatuhnya Pesawat Ukraina, Warga Iran Sebut Khamenei Tidak Anggap Serius Insiden Itu

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia