logo


Ratu Keraton Agung Sejagat Ngaku Diperlakukan Tak Layak, Polisi Membantah, "Padahal Kita Kasih Makan Minum, Dia Sendiri yang Enggak Mau"

Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia mengadu ke Ganjar Pranowo lantaran merasa diperlakukan seperti teroris

18 Januari 2020 11:52 WIB

Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia
Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Keberadaan Keraton Agung Sejagat yang terletak di Kabupaten Purworejo telah menghebohkan publik. Namun, kini pihak yang terlibat dalam struktur kerajaan sudah diamankan kepolisian, termasuk sang ratu yang diketahui bernama Fanni Aminadia.

Fanni sempat mengadu ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atas tindakan penegak hukum. Sebab, dia merasa diperlakukan seperti seorang teroris maupun penyebar hoax.

“Sugeng siang Pak Ginanjar (Ganjar Pranowo), prinsipnya kami sangat menyambut baik bahkan menunggu agar diskusi dan diuji secara akademisi sejarah ini bisa terealisasi. Tapi pelintiran berita dan penggalan dokumentasi ternyata mampu merubah makna dari pernyataan kami,” tulis Fanni seperti dikutip jitunews.com dari akun Instagramnya, Sabtu (18/1/2020).


Tak Terima Disebut Pelakor, Meggy: Netizen-netizen Mulutnya Itu Kudu Dikasih Detergen

“Saya yang dituduh menyebar berita Hoax, padahal yang menyebar media. Dan saya kemarin berencana memposting surat terbuka dan untuk Bapak, tapi tanpa diberi kesempatan klarifikasi, mediasi dan bahkan penangkapan kami terkesan eksklusif lengkap dengan media. Kami berusaha korporatif tapi justru diperlakukan layaknya teroris kelas dunia atau dihakimi sebelum diberi hak mengklarifikasi,” sambungnya.

“Dimana prosedur yang harusnya dijalankan untuk menjaga asas praduga tak bersalah. Barusan saya diminta ganti baju tahanan, tanpa diberi tahu salahnya dan menjadi tersangka atas apa?... Saya mohon Bapak bisa menghimbau agar apartur yang bertugas jangan politisir kasus kami yang terlanjur viral untuk sekedar pers konference berhasil menangkap.... #ganjarpranowo #nurani #poldajateng,” tuntasnya.

Postingan tersebut dibagikan di akun Instagram @fanniadia_tbtd pada Rabu (15/1) atau selang sehari setelah ia ditangkap. Dalam unggahan itu, Fanni tampak dicium oleh seorang wanita.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Budi Haryanto telah membenarkan bahwa akun instagram tersebut milik Fanni.

Dia menjelaskan polisi meminjamkan ponsel kepada Fanni dengan alasan ingin menghubungi pihak keluarga namun ternyata disalahgunakan.

"Iya betul itu akunnya. Dia minta izin hubungi keluarga, kita kasih kesempatan to. Nanti kita dikira memperlakukan kayak tersangka teroris, padahal kita kooperatif, kasih makan, kasih minum, dia sendiri yang nggak mau makan," terang Budi.

Unjuk Kebolehan Masak Telur, Nia Ramadhani: Kok Jelek Bentuknya?

Halaman: 
Penulis : Iskandar