logo


Netflix Masih Bisa Diakses, Ini Pesan Kak Seto kepada Kemenkominfo

Kak Seto mengaku prihatin terhadap peredaran konten negatif di platform digital

17 Januari 2020 14:45 WIB

Seto Mulyadi atau lebih dikenal dengan Kak Seto.
Seto Mulyadi atau lebih dikenal dengan Kak Seto. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Dr. Seto Mulyadi merasa prihatin terhadap maraknya konten negatif seperti pornografi, kekerasan, perilaku seks menyimpang, yang terdapat di platform digital, salah satunya Netflix.

Pria yang karib disapa Kak Seto itu mengaku sudah mengeluhkan hal tersebut kepada Kemenkominfo untuk segera memblokir layanan Netflix. Namun, platform itu masih bisa diakses hingga saat ini.

Selain orang tua, menurut dia, Pemerintah dan operator telekomunikasi  juga mempunyai kewajiban untuk mencegah peredaran konten negatif terhadap anak-anak.


Pilih Harta daripada Cinta, Femmy Permatasari: Saya Bukan Manusia Munafik

"Sudah seharusnya seluruh komponen masyarakat baik itu pemerintah maupun perusahaan telekomunikasi di Indonesia dapat melakukan blokir video dan movies streaming yang masih menayangkan konten negatif di platform digitalnya,” ujar Kak Seto, dikutip dari detikcom pada Jumat (17/1).

“Harusnya Kemenkominfo dapat berperan lebih dalam melakukan pencegahan dan pemblokiran platform digital yang menayangkan konten negatif," sambungnya.

Padahal, jika merujuk pada UU 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU 11 tahun 2008 tentang ITE dan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, seharusnya konten digital di Indonesia harus bebas dari muatan negatif.

Telkom dan Telkomsel, hingga saat ini, merupakan satu-satunya operator di Indonesia yang masih memblokir layanan Netflix. Langkah yang dilakukan oleh BUMN telekomunikasi tersebut dinilai Kak Seto merupakan langkah yang benar dan baik.

Reynhard Divonis 30 Tahun Penjara, Jaksa Agung Masih Cari Hukuman yang Paling Berat

Halaman: 
Penulis : Iskandar