logo


Laporkan Massa Pro-Anies, Dewi Tanjung Ngaku Dimaki dan Dilempari

Dewi menyebut massa pro-Anies melakukan aksi yang anarkis

17 Januari 2020 09:30 WIB

Dewi Tanjung
Dewi Tanjung tempo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewi Tanjung merasa dicaci maki dengan kata-kata yang tidak pantas ketika melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota, Jakarta Pusat. Merasa tidak terima, Dewi Tanjung kemudian melaporkan massa pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Tujuan saya datang ke sini melaporkan pendukung Anies Baswedan yang kemarin membuat anarkis di depan Balai Kota," kata Dewi Tanjung kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/1).

Dalam demonstrasi yang digelar pada Selasa (14/1) lalu, aksi dilakukan dua kelompok berbeda, yaitu pro-Anies dan massa kontra-Anies.


Survei Populi: Apapun Program yang Diluncurkan Jika Ada Nama Anies Maka Baik

Menurutnya, massa pro-Anies melakukan aksi yang anarkis dengan cara melempari kelompok kontra-Anies dengan air mineral. Dewi mengatakan bahwa dirinya terkena lemparan.

"Mereka melempari kami, massa pedemo saya, dengan botol dan mengeluarkan caci maki, kata-kata yang tidak pantas," kata Dewi.

"Saya kena di (pundak) sini. Saat saya jalan, saya dilempar, saya kaget, saya bilang ada apa, ada pelemparan, terus saya ditarik, kita dicaci maki, diteriaki orang gila-orang gila, kecebong, orang gila, gitu kan," sambungnya.

Dewi menyebut massa yang anarkis mengenakan baju semacam bak jawara. Ia mengaku kelompoknya tidak membalas serangan.

"Tidak, kami tidak menyerang sama sekali," kata Dewi.

PSI Soal Wacana Anies Peringatkan Banjir Pakai Toa: Seperti Era Perang Dunia II

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata