logo


Dirut Asabri Bantah Soal Korupsi, Luhut: Bisa Diperiksa Itu Permainan Sahamnya, Nggak Bisa Lari

Luhut tidak masalah jika ada pihak yang membantah dugaan

17 Januari 2020 06:15 WIB

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama PT Asabri (Persero) Sonny Widjaja membantah tudingan soal dugaan korupsi. Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, tidak masalah jika ada pihak yang membantah dugaan tersebut.

Menurutnya, hasil audit pemeriksaan bisa menunjukkan dugaan korupsi tersebut.

"Ya bantah sih kan boleh-boleh aja. Kan hasil audit pemeriksaan kan bisa diperiksa itu permainan sahamnya gimana kan, nggak bisa lari," ungkap Luhut ditemui di kantornya, Kamis (16/1).


Soal Jiwasraya dan Asabri, NasDem Ingatkan Jokowi untuk Hati-hati

Luhut memilih menunggu proses hukum terkait Asabri hingga selesai.

"Kita tidak mau bicara seperti itu (ada penyelewengan). Tetapi kalau ada orang bicara tidak ada (korupsi), biar saja nanti investigasi dari proses hukum itu dijalankan," kata Luhut.

Sebelumnya, BPK melakukan audit atas Yayasan Asuransi ABRI (Asabri). Mahfud menduga ada korupsi lebih dari Rp10 triliun dari uang yayasan yang dikumpulkan dari para prajurit TNI tersebut.

"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya. Di atas Rp 10 triliun itu," kata Mahfud Md di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Dirut Asabri Bantah Ada Korupsi, Mahfud: Saya Sudah Punya Angka

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata