logo


Soal Yel-yel 'No Kafir', Yenny Wahid: Akan Tercipta Sekat-sekat

Yenny menyebut tepuk yel-yel itu nggak jelas

17 Januari 2020 03:00 WIB

Yenny Wahid di depan kedubes Myanmar.
Yenny Wahid di depan kedubes Myanmar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, menanggapi soal tepuk yel-yel 'no kafir' di Yogyakarta. Yenny menyebut tepuk yel-yel itu nggak jelas.

"Nggak jelas itu," kata Yenny di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (16/1).

Menurutnya, tindakan tersebut bisa membuat sekat di masyarakat. Yenny meminta tindakan serupa ke depannya tidak dibiarkan.


Pembina Pramuka Ajarkan Islam Yes Kafir No, Gus Mus: Ini Wong Mendem

"Apa sih yang mau diajarkan kepada anak-anak kita. Anak-anak itu kan belajar dari yang sifatnya bukan cuma secara teoretis dari buku tapi secara perilaku sehari-hari. Kalau tindakan-tindakan, hal-hal semacam itu yang sifatnya mengeksklusi warga negara lainnya dibiarkan saja pada akhirnya akan tercipta pengotak-kotakan di masyarakat akan tercipta sekat-sekat di masyarakat," ujarnya.

Yenny mengecam tepuk yel-yel tersebut karena bisa membuat perpecahan.

"Saya bukan cuma menyesalkan juga mengecam kalau ada apa namanya tepuk-tepuk semacam itu karena akan membuat perpecahan di tengah masyarakat akan membuat eksklusi orang yang berbeda dari kita diperlakukan berbeda, jadi tidak ada kesetaraan lagi di antara masyarakat. Tapi undang-undang kita jelas konstitusi kita jelas, menjamin kesetaraan hak antara semua warga negara apa pun latar belakang agama, suku latar belakang ekonomi, dan sebagainya," sebut Yenny.

Seperti diketahui, pembina Pramuka asal Gunungkidul mengajarkan tepuk dengan yel-yel 'Islam Islam Yes, Kafir Kafir No' ke para siswa saat praktik KML di SDN Timuran Yogyakarta.

Mahfud MD Soal Yel Islam Yes Kafir No: Jangan-jangan Gurunya Agak Bego

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata