logo


OJK Minta Bumiputera Laporkan Kondisi Keuangan

OJK meminta pengurus dan Badan Perwakilan Anggota AJB Bumiputera untuk melaporkan kondisi keuangannya kepada pemegang polis. Hal itu perlu dilakukan untuk penyehatan perusahaan asuransi pertama di Indonesia tersebut.

16 Januari 2020 19:22 WIB

portonews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - OJK meminta pengurus dan Badan Perwakilan Anggota AJB Bumiputera untuk melaporkan kondisi keuangannya kepada pemegang polis. Hal itu perlu dilakukan untuk penyehatan perusahaan asuransi pertama di Indonesia tersebut.

"Supaya kalau dilakukan upaya restrukturisasi, penyehatan, itu semua juga siap dengan konsekuensi apa yang akan dilakukan. Itu yang sedang kami tunggu saat ini," kata Anggota Dewan Komisioner Industri Keuangan Non-Bank OJK Riswinandi di Jakarta, Kamis (16/1) seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dikabarkan telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2019 tentang Perusahaan Asuransi Berbentuk Usaha Bersama atau mutual.


Bos Jiwasraya Janji Dana Nasabah Akan Dicicil

Ia menilai aturan baru itu memudahkan OJK selaku regulator dalam melakukan pengawasan terhadap kondisi asuransi mutual itu.

"Antara lain dalam mereka melakukan rapat umum. Siapa saja anggotanya, proses pemilihan bagaimana. Kalau rapat, sejauh mana memang harus diketahui regulator," ucapnya.

Riswinandi juga menyatakan bahwa aturan baru tersebut dapat dijadikan dasar pertimbangan bagi AJB Bumiputera untuk melakukan penyesuaian bentuk menjadi non-mutual serta perubahan bentuk badan hukum menjadi sebuah koperasi maupun perseroan terbatas.

"Memang (inisiatif) harus datang dari mereka, ini tentu menjadi alternatif, dipikirkan untuk kesinambungan kepentingan pemegang polis. Sekarang ini juga secara sistem mereka harus banyak melakukan perbaikan," katanya.

Untuk itu, OJK saat ini tengah menunggu pengajuan proposal final dari pengurus AJB Bumiputera.

"Jadi kami masih menunggu hasil final proposalnya, karena beberapa kali sudah mengajukan proposal. Kami melihat kesinambungan ke depan ini belum bisa dipahami, diyakini dengan baik, memang sudah bagus pada periode lalu pada tahun lalu," katanya.

Sebelumnya, AJB Bumiputera 1912 diketahui mengalami gagal bayar polis kepada para nasabahnya.

Soal Jiwasraya dan Asabri, NasDem Ingatkan Jokowi untuk Hati-hati

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia