logo


Strategi Bisnis Multi Level Marketing (MLM): Lebih Hemat Biaya?

Simak ulasan selengkapnya

16 Januari 2020 19:10 WIB

Strategi Pemasaran MLM
Strategi Pemasaran MLM
dibaca 1520 x

Pemasaran atau marketing merupakan hal wajib dalam bisnis jual beli. Bagaimana tidak? Tanpa pemasaran, pasar tidak akan mengetahui tentang bisnis yang anda jalani. Pemasaran dilakukan tidak hanya dengan tujuan mengenalkan produk dan bisnis yang dijual, namun juga sebagai identitas, proses menjual, dan bagaimana bisnis dan produk yang dijual bisa laku dan terjual di pasar.

Mungkin istilah MLM sudah tidak asing lagi. Ya, MLM atau Multi Level Marketing merupakan sebuah bentuk strategi pemasaran dimana tenaga penjual merupakan unsur terpenting. MLM menitikberatkan pada kemampuan tenaga penjual, untuk menjual dan juga merekrut tenaga penjual lainnya, sehingga produk yang dijual semakin meluas dikenal masyarakat dan semakin banyak terjual karena jumlah tenaga penjual yang juga terus bertambah.

Tidak sedikit kritik terhadap strategi pemasaran ini, dinilai tidak adil, pemaksaan perekrutan anggota, dan cara-cara yang berlebihan dalam penjualan dan perekrutan anggota. Banyak tenaga penjual yang merasa dirugikan dengan sistem ini karena bisnis MLM hanya menggadang-gadang keuntungan yang didapat tanpa dijelaskan risiko yang menemani. Karena tidak mungkin keuntungan didapat tanpa pengorbanan, bukan?


DBS Accelerator untuk Masa Depan Perbankan

Namun, jika memang strategi pemasaran ini buruk, tentu sudah tidak akan digunakan lagi. Nyatanya, beberapa perusahaan besar dunia terutama yang memiliki lini produk perawatan dan kecantikan, masih menggunakan strategi ini. Mengapa demikian? Menurut Burhanudin (2009) dalam jurnalnya “Pemasaran Dengan Strategi Multi Level Marketing” menyatakan, keunggulan perusahaan dalam menggunakan strategi MLM adalah salah satunya murahnya biaya yang dikeluarkan perusahaan. Murah karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dalam investasi dan pemeliharaan seperti perusahaan yang mempunyai toko atau bentuk penjualan lainnya. Promosi yang dilakukan pun lebih sederhana dan proses kerja pemasaran ini tidak sulit.

Selain itu, pemasaran yang dilakukan melalui strategi MLM lebih mengena kepada konsumen. Hal ini terjadi karena tenaga penjual berhubungan langsung dengan konsumen untuk menawarkan produk. Meskipun bergantung pada keahlian tenaga penjual, namun karena hubungan langsung ini lah penjual dan pembeli dapat berinteraksi dengan leluasa. Sehingga paling tidak, tujuan promosi atau penyebarluasan informasi mengenai bisnis berhasil tercapai.

Tidak hanya murah, strategi MLM terbukti lebih kuat dan bertahan dalam menghadapi krisis ekonomi. Hal ini jelas terlihat karena perusahaan tidak melakukan investasi masif, melainkan menggandeng tenaga penjual yang banyak untuk melakukan pemasaran produknya. Sehingga saat terjadi ketidakstabilan keadaan ekonomi, bisnis MLM ini tetap bisa berjalan dengan sistemnya yang fleksibel dan sederhana.

Walaupun begitu, bisnis MLM tidak serta merta mudah untuk dilakukan. Bisnis MLM ini bisa digunakan sebagai strategi pemasaran bila perusahaan sudah menguasai cara melaksanakannya. Dan tidak semua jenis produk bisa dilakukan melalui MLM, karena strategi bisnis MLM adalah direct selling, dimana tenaga penjual menawarkan langsung produknya kepada konsumen, umumnya merupakan produk yang bisa dipakai dan produk perawatan dan kecantikan. Produk tersebut biasanya bisa disampaikan tenaga penjual sebagai riviu atas produk sehingga konsumen semakin percaya dan tertarik untuk membeli. Karena itu, ciri khas produk merupakan unsur penting untuk memulai strategi MLM.

Tidak hanya itu, perusahaan harus bisa membangun sistem MLM yang menarik calon tenaga penjual untuk mau mendaftar dan menjadi sales perusahaan. Hal ini tentu berkaitan dengan bonus yang didapat sesuai kinerja tenaga penjual, dan juga prinsip keadilan yang harus ditekan perusahaan supaya strategi MLM yang ingin dijalankan bisa berhasil.

Bagaimana? Apa anda tertarik menggunakan strategi MLM untuk memulai bisnis anda? Atau anda mau menjadi tenaga penjual bisnis MLM perusahaan tertentu? Semua tentu bisa dilakukan dengan kegigihan dan kesabaran, karena setiap keuntungan pasti diiringi dengan risikonya.

Ditulis oleh: Anindita Dresti

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Membangun Keluarga Kuat dengan Pesan Kearifan Cara Frisian Flag Rayakan Ulang Tahun Ke 95

Halaman: 
Admin : Raka Kisdiyatma