logo


Anggota DPR Keberatan Subsidi Gas Melon Dicabut

Anggota Komisi VII DPR RI, Ratna Juwita menilai rencana pemerintah yang nantinya akan menjual gas melon sesuai dengan harga pasar harus dikaji ulang.

16 Januari 2020 18:30 WIB

Petugas merapikan tabung LPG 3 kg.
Petugas merapikan tabung LPG 3 kg. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi VII DPR RI, Ratna Juwita menanggapi rencana pemerintah yang akan mencabut subsidi gas elpiji 3 kg (Gas Melon) pada pertengahan tahun 2020. Dia menilai rencana pemerintah yang nantinya akan menjual gas melon sesuai dengan harga pasar harus dikaji ulang.

"Perlu dikaji ulang harus ada yang dirumuskan lagi," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (16/1/2020).

Dia juga menilai dengan dicabutnya subsidi gas elpiji 3 Kg tersebut maka hal itu akan makin memberatkan perekonomian masyarakat.


Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

"Jangan sampai rakyat yang sudah susah kondisi ekonominya dipersulit lagi dengan kenaikan harga elpiji (3 KG). Ini kan untuk masyarakat kelas bawah kan," pungkasnya.

Diketahui Pemerintah melalui Kamentrian ESDM akan menyalurkan subsidI elpiji melon atau LPG 3 Kg secara tertutup mulai semester II 2020. Harga tabung gas elpiji 3 Kg bakal naik bagi masyarakat golongan mampu dari saat ini yang dibanderol sekitar Rp20 ribu.

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia