logo


Dinilai Memojokkan Anies Baswedan, PAN Tak Setuju Ada Pansus Banjir

Anggota Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Guruh Tirta Lunggana tidak setuju dengan rencana pembentukan Pansus Banjir DKI Jakarta.

16 Januari 2020 16:36 WIB

Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat
Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat beritagar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Guruh Tirta Lunggana tidak setuju dengan rencana pembentukan Pansus Banjir DKI Jakarta.

Dia menegaskan alasan sebagian anggota DPRD ingin membentuk Pansus Banjir adalah upaya untuk memojokkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Selain itu, juga ada upaya mempolitisasi bencana alam yang ditujukan untuk merusak kepercayaan masyarakat terhadap Gubernur DKI Jakarta itu jelang tahun 2024,” ujar Guruh Tirta di Jakarta, Kamis (16/1/2020).


PSI Soal Wacana Anies Peringatkan Banjir Pakai Toa: Seperti Era Perang Dunia II

Dalam hal ini, Guruh berharap kepada anggota DPRD DKI Jakarta yang ngebet membentuk Pansus Banjir agar dapat objektif dalam melihat persoalan banjir yang melanda Ibukota Jakarta belakangan ini.

"Harusnya teman-teman di dewan juga bisa melihat persoalan banjir ini dengan objektif. Dengan intensitas hujan yang tinggi dan turun dalam waktu hampir dua hari itu, bagaimana mungkin Jakarta aman dari banjir,” kata dia.

“Jakarta ini wilayah pesisir, 13 sungai yang melintasi Jakarta dan semuanya bermuara di teluk Jakarta. Dan saya yakin warga Jakarta juga memahami bahwa banjir kemarin itu disebabkan oleh hujan yang awet dan deras, bukan karena kelalaian Pak Gubernur," imbuhnya.

Menurutnya seluruh pihak termasuk Anggota DPRD DKI Jakarta seharusnya dapat mengapresiasi sinergi atau kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan Pemerintah Pusat dalam menangani masalah banjir di Jabodetabek lalu.

"Pak Anies saya lihat sejak hujan lebat turun pada pergantian malam tahun baru sudah bergerak. Beliau langsung memantau pintu air, juga memastikan pompa-pompa berfungsi normal. Begitu juga pemerintah pusat Kementerian PUPR, TNI, Polri, BNPB, semua langsung terjun ke lapangan membantu warga, harus kita apresiasi," ujarnya.

Kendati demikian, Dia mengaku sangat menghargai pendapat koleganya di DPRD DKI yang mengusulkan pembentukan Pansus Banjir.

Dia menyebut persoalan banjir ini sebaiknya dibahas di forum DPRD biasa layaknya rapat DPRD, tidak perlu membentuk Pansus yang terkesan menyalahkan Gubernur DKI Jakarta.

"Melalui forum itu, kita undang pihak-pihak terkait untuk duduk bareng mencari solusi bersama dalam mengatasi masalah banjir," pungkasnya.

Soal Penanganan Banjir, PKS: Kenapa Siriknya Hanya ke Pak Anies

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia
 
×
×