logo


Kementerian BUMN Buka Kesempatan Magang untuk 4.500 Mahasiswa

Sejak 2018 ini telah memberi kesempatan kepada lebih dari 16.400 mahasiswa untuk melakukan magang di semua BUMN

16 Januari 2020 12:55 WIB

Program Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Batch I Tahun 2020
Program Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Batch I Tahun 2020 Jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Program Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Batch I Tahun 2020 telah di buka kembali. Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN memberikan kesempatan kepada lebih dari 4.500 mahasiswa dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Batch I Tahun 2020. Peserta yang berasal 136 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta yang ada di seluruh Indonesia ini akan mendapatkan kesempatan magang di 110 BUMN. Proses match up data antara BUMN dan PTN/S dilakukan di Assembly Hall Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta dengan menghadirkan perwakilan masing-masing BUMN dan PTN/S pada hari Rabu (15/01).

Program yang telah berlangsung sejak 2018 ini telah memberi kesempatan kepada lebih dari 16.400 mahasiswa untuk melakukan magang di semua BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia. Terhitung sudah ada 4 angkatan, pada tahun 2018 ada 1 angkatan, tahun 2019 tersapat 2 angkatan, dan pada tahun ini baru berjalan 1 angkatan.

Program ini merupakan kesepakatan bersama diantara Kemenperin, Kemendikbud, Kemenristekdikti, Kemnaker, dan Kementerian BUMN tahun 2016 tentang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri, serta dikuatkan dengan Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Kemenristekdikti tahun 2019 tentang Program Magang Mahasiswa Bersertifikat Kompetensi melalui Pendekatan Keterkaitan dan Kesesuaian dengan industri di BUMN.


Terkait Kasus Jiwasraya, Erick Thohir Sebut Banyak yang Siap Masuk Penjara, Tapi...

Program ini memberikan pengayaan wawasan dan keterampilan mahasiswa untuk mempersiapkan dan menciptakan SDM Indonesia Unggul terutama dalam menghadapi persaingan global melalui link and match kurikulum Industri dan Perguruan Tinggi. Program ini juga sejalan dengan program utama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin untuk melanjutkan program pembangunan dengan tagline 'SDM Unggul, Indonesia Maju'. Direktur Executive FHCI, Sofyan Rohidi mengungkapkan dalam bahwa program ini mendapat sambutan yang positif dari berbagai pihak, baik dari BUMN dan PTN/S dan Mahasiswa.

“Bagi BUMN, program ini dapat sekaligus menjadi alternatif ajang pencarian putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dan berkembang bersama BUMN. Sedangkan bagi PTN/S dan Mahasiswa, program ini dapat membantu mengembangkan kurikulum/sylabus dan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di pasar global," ujar Sofyan.

Selama pelaksanannya tercatat sudah 300 PTN/S yang ikut menandatangani MoU dengan FHCI sebagai bentuk komitmen dukungan atas program ini.

Perguruan tinggi yang telah berkomitmen selalu rutin mengirimkan mahasiswa-mahasiswa terbaiknya untuk mengikuti magang di BUMN. Kementerian BUMN berharap melalui program ini dapat mencetak lulusan yang siap kerja. Senergi dengan tujuan tersebut, harapan dari PTN/S, di mana para mahasiswa magang yang dinilai layak dapat menjadi alternatif sumber rekrutasi (sourcing) bagi BUMN.

 

Buntut Kasus Jiwasraya dan Asabri, Erick Thohir Beri Wejangan PT Jasa Raharja

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Aurora Denata