logo


Gerindra Ajak Class Action Jokowi, PDIP: Jangan Membabi Buta

Gerindra mengajak korban banjir untuk melakukan class action menuntut Presiden Joko Widodo

16 Januari 2020 11:00 WIB

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Purwanto, membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang digugat korban banjir senilai Rp42,3 miliar. Purwanto mengajak korban banjir untuk melakukan class action menuntut Presiden Joko Widodo.

Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menilai pembelaan Gerindra terhadap Anies tidak harus membabi buta.

"Itu kan bentuk pembelaan Pak Purwanto ke Pak Anies sebagai partai pengusung. Tapi cara belanya nggak boleh membabi buta, jangan membabi buta kalau mau membela," kata Gembong kepada wartawan, Rabu (15/1).


Survei Populi: Apapun Program yang Diluncurkan Jika Ada Nama Anies Maka Baik

Menurutnya, gugatan warga Jakarta berdasarkan fakta. Gembong menyebut penanganan banjir tidak bisa ditangani hanya dengan satu tangan tapi juga jangan saling menyalahkan.

"Pertanyaan saya kan sederhana apakah orang-orang yang melakukan class action itu mengada-ada? Kan nggak juga. Makanya saya katakan kalau membela jangan membabi buta. Jadi jangan menyalahkan orang lain. kalau menunjuk ke orang lain itu kan telunjuknya cuma satu, sementara yang empat menunjuk ke diri kita sendiri," ujar Gembong.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Purwanto, membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang digugat korban banjir senilai Rp42,3 miliar.

"Banjir Jakarta kemarin tidak separah banjir wilayah lain. Kalau mau class action ayo ke Presiden," kata Purwanto dalam keterangannya, Rabu (14/1).

Gerindra Ajak Class Action Jokowi, Istana: Presiden Mengambil Langkah yang Bijak

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata