logo


Gerindra Ajak Class Action Jokowi, Istana: Presiden Mengambil Langkah yang Bijak

Gerindra mengajak korban banjir untuk melakukan aksi class action menuntut Presiden Joko Widodo

16 Januari 2020 10:24 WIB

Joko Widodo saat berorasi dalam kampanye akbar bertajuk Konser Putih Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (13/4)
Joko Widodo saat berorasi dalam kampanye akbar bertajuk Konser Putih Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (13/4) Instagram @official_nasdem

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pihak Istana menilai ajakan Gerindra kepada korban banjir untuk melakukan class action menuntut Presiden Joko Widodo bukanlah hal yang tepat.

"Ini bukan waktunya salah menyalahkan. JadiGerindra kepada korban banjir untuk melakukan aksi class action menuntut Presiden Joko Widodo banjir di Jakarta itu memang terkait dengan daerah-daerah lain terutama Bogor. Jadi memang harus ada satu penyelesaian yang menyeluruh dari mulai dataran tinggi Bogor, puncak sampai Jakarta," ujar tenaga ahli utama KSP kedeputian komunikasi politik, Donny Gahral Adian, kepada wartawan, Kamis (16/1).

Donny mengatakan bahwa Jokowi telah mengambil langkah yang tepat.


'Hati-hati 2024' Jokowi untuk Sandiaga Uno

"Jadi saya kira Presiden mengambil langkah yang bijak. Dia tidak menyalahkan siapapun. Beliau tak memainkan retorika mengenai siapa yang harusnya bersalah," tutur Donny

"Tapi bagaimana banjir di Jakarta bisa diatasi satu pendekatan komprehensif, bagaimana di Bogor. Aliran air dari Bogor ke Jakarta bisa diperlambat dengan membuat bendungan-bendungan. Kemudian dibuat gorong-gorong yang besar, paneling sampai ke laut, daerah resapan, di Jakarta alih fungsi lahan sudah masif sehingga tak bisa air diserap ke tanah karena tanah sudah menjadi semen dan beton jadi paling tidak sumur resapan di perbanyak supaya air hujan langsung ke tanah," lanjutnya.

Jokowi Sapa Sandiaga 'Hati-hati 2024', Ini Kata Gerindra

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata