logo


Bangun Ibu Kota Baru, Jokowi Sebut Anggarannya Hanya Dibawah 100 Triliun

Ibu Kota baru akan menggunakan konsep Rimba Nusa

15 Januari 2020 18:30 WIB

Jokowi mengendarai Moge
Jokowi mengendarai Moge Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut anggaran yang dikeluarkan untuk membangun Ibu Kota baru di Kalimantan Timur atau yang tepatnya berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartangera tidak akan memakan biaya lebih dari 100 triliun rupiah.

"Sehingga saya berharap ini betul-betul dihitung secara detail pemerintah harus keluar berapa tapi saya melihat, kalau saya melihat, saya kira pemerintah nggak akan keluar lebih dari Rp100 triliun," kata Jokowi, seperti yang dikutip dari laman Liputan6 (15/1).

"Di luar itu baru kita berikan baik kepada proses Public Private Partnerships (PPP) ataupun dikerjakan oleh investasi," jelas Jokowi.


Bertemu Sandiaga Uno, Jokowi Disebut Bisa Rangkul Pesaingnya

Lebih lanjut Jokowi mengatakan bahwa lahan yang disiapkan untuk membangun ibu kota negara sebesar 256 ribu hektare. Namun, yang akan digunakan hanya 56 ribu hektare. Sementara itu untuk lahan cluster pemerintah sebesar 5.600 hektare.

"Ini masalah lahan Pak Menteri BPN, Menteri LHK segera dirampungkan, difinalkan, sehingga nanti arsitek designer, urban planner-nya bisa masuk dan bisa menyelesaikan desainnya," ucapnya.

Diketahui bahwa Ibu Kota baru mengambil konsep Rimba Nusa. Sehingga mantan Walikota Solo itu meminta agar hutan yang rusak segera dilakukan rehabilitasi.

"Hutan yang rusak menjadi hutan yang kita rehabilitasi dan kita perbaiki. Hutan konservasi yang juga rusak kita perbaiki," tutur Jokowi.

"Berkaitan dengan kelembagaan juga agar bisa diselesaikan sehingga hal-hal yang berkaitan dengan pemindahan ibu kota ini bisa dikerjakan oleh lembaga yang kita bentuk, yaitu Badan Otorita Ibu Kota," pungkas Jokowi.

Stafsus Presiden Tegaskan Polisi Tak Perlu Ijin Presiden Buat Panggil Mulan Jameela

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma