logo


Massa Pro Anies Baswedan, NasDem: Dianggap Banjir Sudah Jadi Terbiasa untuk Mereka

Massa pro dan kontra Anies Baswedan melakukan aksi unjuk rasa terkait banjir

15 Januari 2020 10:21 WIB

Spanduk massa pro Anies Baswedan
Spanduk massa pro Anies Baswedan Dok. Detikcom/Farih

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Massa pro dan kontra Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan aksi unjuk rasa terkait banjir yang melanda Ibu Kota awal tahun 2020.

Wakil Ketua Komisi D dari Fraksi Partai NasDem, Nova Harian Paloh, menyebut massa pro Anies adalah masyarakat DKI yang sudah terbiasa mengalami banjir.

"Pro dan kontra sah-sah saja, namanya proses berdemokrasi, itu hak masing-masing masyarakat. Yang kontra (Anies) pasti yang mengalami langsung masalah banjir. Kalau yang massa pro mungkin mereka tidak mengalami banjir, dianggap banjir ini sudah jadi terbiasa untuk mereka," kata Nova kepada wartawan, Selasa (14/1).


Unjuk Rasa Pro dan Kontra Anies Baswedan, PDIP: Justru Memacu Kinerja Pak Anies

Menurutnya, banjir yang melanda Jakarta tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial tapi juga pada perekonomian. Ia membandingkan penanganan banjir di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Ini yang banyak dirugikan kan orang yang menjadi korban, masalah perekonomian juga kita lihat dari situ juga misalnya toko, mal nggak buka. Kalau mau membandingkan gubernur dulu dengan yang sekarang, artinya orang kan mungkin lihat zamannya Ahok lebih bagus, cepat penanganannya. Masa Anies mungkin penanganan kurang optimal, penilaian itu wajar saja," ujar Nova.

Menurut Nova, saat ini yang terpenting adalah optimalisasi penanggulangan banjir.

"Ini sekarang baru awalan saja, BNKG memprediksi masih sampai Februari. Banjir awal tahun surutnya cepat, tapi dampaknya lebih luas. Yang penting sekarang penanganan masalah evakuasi, perahu karet masih agak susah. Yang paling penting juga harus direlokasi warga-warganya yang di bantaran kali," tutur Nova.

Seperti diketahui, ada dua kelompok massa pro dan kontra Anies Baswedan melakukan unjuk rasa di Balai Kota hingga Patung Kuda, Selasa (14/1).

Massa kontra Anies yang diikuti oleh sejumlah korban banjir menuntut Anies untuk mundur. Politikus PDIP Dewi Tanjung dan aktivis Permadi Arya (Abu Janda) akan ikut dalam aksi tersebut.

Sementara itu, massa kelompok pro diikuti anggota DPD dari DKI Jakarta, Fahira Idris, bersama ormas Bang Japar. Mereka menyiapkan 'Aksi Jaga dan Kawal Anies'.

Tanggap Bencana Banjir Jabotabek-Banten, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kemensos

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata