logo


Menteri PUPR Sebut Terowongan Nanjung Efektif Atasi Banjir di Bandung Selatan

Pembangunan Terowongan Nanjung memperlancar aliran Sungai Citarum ke hilir

14 Januari 2020 21:13 WIB

Terowongan Nanjung
Terowongan Nanjung Doc PUPR

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebut pembangunan Terowongan Nanjung yang berada di Kabubaten Bandung telah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat sekitar. Salah satunya mengurangi genangan air saat puncak musim hujan pada tanggal 17 Desember 2019 lalu.

Selain itu, Pembangunan Terowongan Nanjung juga memperlancar aliran Sungai Citarum ke hilir sehingga lama dan luas genangan banjir di kawasan Bandung Selatan bisa berkurang.

“Tadi kita lihat ternyata Terowongan Nanjung saat pintu air dibuka Sungai Citarum bisa kering. Pada 17 Desember 2019 terjadi puncak hujan di Bandung dan sekitarnya, waktu itu dites oleh BBWS Citarum ditunggu sampai air banyak masuk di Dayeuhkolot dan masyarakat bersiap untuk mengungsi seperti biasa. Terowongan ini lalu dibuka pukul 23.15, lima jam kemudian sekitar pukul 5 pagi sudah surut. Jadi terowongan ini memang berfungsi sebagai salah satu pengendali banjir di Bandung Selatan,” kata Basuki, Selasa (14/1).


Bicara Soal Pilkada Serentak 2020, DPR: Semoga Berhasil Ciptakan Pemerintahan yang Efektif dan Efisien

Menurutnya, selama ini ketika musim hujan tiba, debit banjir Sungai Citarum yang besar selalu tertahan batuan besar di Curug Jompong, sehingga menyebabkan banjir akibat backwater.

“Floodway Cisangkuy ini sudetan untuk masuk ke Sungai Citarum di hilir Dayeuhkolot yang langganan banjir. Debit banjir akan kita alirkan ke Floodway Cisangkuy ini minimal 220 m3/detik sehingga yang lewat Sungai Cisangkuy yang asli hanya 5 m3/detik. Ini akan mengurangi beban Sungai Citarum di Dayeuhkolot,” tutur Menteri Basuki.

Ditargetkan pembangunan Floodway Cisangkuy sepanjang 1,7 kilometer ini selesai pada Oktober 2020.

“Target saya dengan Gubernur Jawa Barat tahun 2020 ini pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Citarum Hulu selesai, sehingga mulai tahun depan bisa fokus ke hilir seperti Karawang, Muara Gembong dan Cibeet,” tambah Menteri Basuki.

Gubernur Kalbar Komitmen Cegah Terjadinya Alih Fungsi Lahan Pertanian

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma
 
×
×