logo


Protes Dubesnya Ditangkap Iran, Inggris Semprot Dubes Iran

Pemerintah Inggris sangat keberatan dengan penangkapan diplomat mereka oleh Iran akhir pekan lalu. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bahkan menyebut sikap Iran tersebut melanggar Konvensi Wina tentang protokol diplomatik.

14 Januari 2020 17:30 WIB

forbes.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Inggris sangat keberatan dengan penangkapan diplomat mereka oleh Iran akhir pekan lalu. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bahkan menyebut sikap Iran tersebut melanggar Konvensi Wina tentang protokol diplomatik.

Dilansir dari AFP, Juru bicara Perdana Menteri mengungkap bahwa Kementerian Luar Negeri Inggris telah memanggil Duta Besar Iran di London untuk menyampaikan rasa keberatan mereka terkait penangkapan dubes Inggris di Teheran.

"Ini merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Wina yang tidak dapat diterima dan tidak perlu diselidiki. Kami mencari jaminan penuh dari pemerintah Iran bahwa ini tidak akan pernah terjadi lagi," kata juru bicara di Downing Street.


Menteri Koperasi dan UKM Ajak Dubes Swiss dan Dubes RI Bahas Ekspor Produk UKM

Untuk diketahui, Konvensi Wina telah menyepakati perjanjian tentang perlindungan terhadap diplomat. Perjanjian itu sendiri telah berlaku sejak tahun 1961.

Sebelumnya, Duta Besar Inggris di Teheran, Rob Macaire, ditangkap pihak otoritas Iran pada Sabtu pekan lalu karena dianggap telah menghasut publik untuk melakukan demonstrasi guna memprotes kekeliruan militer Iran yang menembak jatuh pesawat komersial Ukraina hingga menewaskan seluruh awak dan penumpang sejumlah 176 orang.

Pesawat Ukraina Jatuh, Trudeau Sebut Korban Bisa Tetap Hidup Jika Tak Ada Ketegangan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia