logo


Menteri Koperasi dan UKM Ajak Dubes Swiss dan Dubes RI Bahas Ekspor Produk UKM

Simak ulasan selengkapnya

13 Januari 2020 23:45 WIB

dok.Kemenkop dan UKM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki bertemu dengan Duta Besar RI untuk Swiss dan Duta Besar RI untuk Ekuador yang membahas strategi memacu ekspor produk UKM.

Teten menegaskan produk UKM Indonesia memiliki potensi ekspor besar yang bisa ditingkatkan ke kedua negara tersebut.

Menurutnya sejumlah produk-produk UKM seperti kopi, kakao, produk berbasis kayu, produk berbasis maritim berpeluang di ekspor lebih besar ke Swiss. Karena itu, Kemenkop UKM bersama Duta Besar RI untuk Swiss akan melakukan pendampingan meningkatkan kapasitas teknis dan usaha serta membuka akses yang lebih luas bagi para UKM. Swiss akan menjadi gerbang ekspor produk Indonesia ke negara- negara Uni Eropa.


Dorong Menlu Buat Penilaian, Jokowi Akan Copot Dubes RI yang Tidak Berprestasi

"Kita akan gunakan Swiss masuk ke pasar Uni Eropa, karena sudah ada perjanjian perdagangan bebas Indonesia dengan Swiss. Kita akan manfaatkan kerja sama ini," kata Teten Masduki di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Ia mengemukakan salah komoditi yang akan ditingkatkan ekspornya adalah kopi, di samping kakao mengingat Swiss menjadi importir kopi premium yang cukup tinggi. Nilai ekspor kopi Indonesia ke Swiss mencapai US$ 30 juta.

Untuk itu, kata Teten, Indonesia akan mengirim delegasi melakukan penjajakan ekspor ke Swiss.  

Menurutnya selama ini eksportir banyak yang langsung datang ke petani untuk mencari komoditi kopi maupun kakao. Namun ke depan ditargetkan nilai ekspor yang lebih besar bekerja sama dengan perusahaan seperti Nestle.  

Sebagaimana diketahui ekspor UKM Indonesia masih baru mencapai 14,5 persen. Targetnya hingga 2024 ekspor UKM akan naik hingga dua kali lipat atau mencapai 30 persen.

Tak Hanya Jadi Duta Perdamaian, Jokowi Minta Dubes RI Jadi Duta Investasi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma