logo


Indonesia Master dan Strategi Menuju Tokyo 2020

Simak ulasan selengkapnya

13 Januari 2020 16:13 WIB

Jojo saat berlaga di Asian Games 2018
Jojo saat berlaga di Asian Games 2018
dibaca 403 x

Indonesia Master 2020 mulai digelar selasa, 14 Januari besok. Turnamen berkategori BWF World Tour Super 500 ini ramai dihadiri pemain-pemain dunia. Sebut saja Minions, Tai Tzu Ying, Zheng Siwei Huang Yaqiong, Daddies, Jonathan Christie dan Anthony Ginting. Selain karena regulasi BWF yang mengharuskan pemain dengan ranking tinggi untuk ikut serta pada minimal 4 turnamen super 100 dalam setahun, turnamen ini menjadi begitu penting bagi atlet dunia seiring semakin dekatnya batas akhir pengumpulan poin kualifikasi Olimpiade.

Setiap pemain akan mengerahkan kemampuan terbaiknya, pertandingan pun akan berlangsung sangat menarik.

Olimpiade Tokyo 2020 akan memperebutkan 5 medali emas di 5 nomor pada cabang olahraga bulutangkis, diantaranya Tunggal Putra dan Putri, Ganda Putra, Putri, dan Campuran. Cabor bulutangkis menyediakan slot sebanyak 38 pemain tunggal dan 16 pasang ganda di masing-masing nomor.


Yuk Intip Calon Istri Evan Dimas yang Cantik

Aturannya adalah setiap negara hanya dapat mengirim 1 orang/pasang pemain di tiap nomor, kecuali terdapat dua atau lebih pemain dalam 16 besar peringkat dunia nomor tunggal atau dua atau lebih pasang pemain dalam 8 besar peringkat dunia nomor ganda maka negara tersebut berhak mengirimkan maksimal 2 wakilnya.

Semakin banyak turnamen yang diikuti, kemungkinan untuk mencapai hasil maksimal dan mengumpulkan poin ranking semakin besar. Sayangnya semakin sering bertanding juga memiliki resiko pemain terkena cedera atau tidak dapat mengeluarkan performa puncak di turnamen besar.

Oleh karena itu diperlukan strategi agar pemain dapat menjaga performa dan tampil maksimal di turnamen yang diikuti. Sedangkan Kento Momota, unggulan teratas sekaligus tunggal putra peringkat 1 dunia yang tadinya berada di pool yang sama dengan Ginting dikabarkan mundur dari Indonesia Master 2020.

Tampil sebagai tuan rumah, tentu atlet-atlet Indonesia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan berlaga di depan publik sendiri. Apalagi Istora Senayan, telah terkenal sebagai arena yang ramai dengan sorak sorai pendukung menerikan In-do-ne-sia tentu akan menambah semangat atlet bulutangkis Indonesia.

Di nomor tunggal putra, Indonesia memiliki Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang masih bertengger dalam 8 besar. Jojo berada di ranking enam sementara Ginting persis dibawahnya. Perjalanan Jojo pada Indonesia Master kali ini tidak akan mudah, Prannoy HS, Kenthapon Wangcharoen dan Tzu Wei Wang adalah nama-nama yang akan ditemuinya di babak-babak awal, dimana pemain-pemain tersebut pernah mengalahkan Jojo sebelumnya. Sedangkan Ginting akan menghadapi Kashap Parupalli di babak awal, jika terus melaju dia akan menantang Chen long di perempat final. Kento Momota

Indonesia memiliki 3 wakil yang berjejer dalam 5 besar ganda putra, di antaranya peringkat 1 dunia Kevin Sanjaya Sukamulyo/Gideon Marcus Fernaldi. Di bawahnya, Hendra Setiawan/ Mohamad Ahsan masih membayangi di peringkat ke-2, dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di posisi ke-5. Jika peringkat ini bertahan hingga selesai kejuaraan Asia, maka salah satu dari ketiga pasang ganda putra ini tidak dapat lolos kualifikasi olimpiade meskipun berada dalam 8 besar, dan PBSI berhak memilih pasangan mana yang akan dikirim.

Turun sebagai unggulan teratas, jalan Kevin/Gideon juga sepertinya tidak akan mudah. Jika berhasil melaju sampai perempat final, kemungkinan mereka akan bertemu pasangan yang sepanjang tahun 2019 telah lima kali mengalahkan mereka, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Sebuah fakta yang sangat menarik, mengingat sangat jarang pemain yang bisa mengalahkan minions yang sedang berada di puncak performa, bahkan Daddies sekalipun tidak berkutik dalam lima pertandingan terakhir. Ironisnya Endo/Watana beterlihat sangat kesulitan meredam Hendra Ahsan. Di pool bawah, Fajar/Rian harus sekuat tenaga mengalahkan Choi/Seo dan Li Jinhui/Liu Yuchen jika ingin bertemu Hendra/Ahsan di perempat final.

Di sektor ganda putri, peluang Indonesia meloloskan 2 wakil sepertinya akan sangat berat. Pasalnya hanya pasangan Greysia Polii/Apriani Rahayu yang masuk 8 besar, pelapisnya, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta terlampau jauh di belakang, bahkan diluar 16 besar. Greysia/Apri harus berhadapan dengan wakil tiongkok Liu Xuanxuan/Xia Yuting di babak pertama, jika berhasil lolos kemungkinan akan ditunggu peringkat 1, wakil tiongkok lainnya, Chen Qingchen dan Jia Yifan.

Strategi Menghilangkan Stres di Kantor Versi Kaum Milenial

Halaman: 
Admin : Raka Kisdiyatma
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex