logo


Iran Akui Tembak Jatuh Pesawat Komersil, Pendemo Minta Ayatollah Khamenei untuk Mati

Demonstrasi kembali terjadi di Teheran, Iran, Minggu (12/1) setelah Iran mengaku menembak jatuh pesawat Boeing 737 milik Maskapai Ukraine International Airlines secara tidak sengaja pada 8 Januari lalu.

13 Januari 2020 08:30 WIB

The Independent

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Demonstrasi kembali terjadi di Teheran, Iran, Minggu (12/1) setelah Iran mengaku menembak jatuh pesawat Boeing 737 milik Maskapai Ukraine International Airlines secara tidak sengaja pada 8 Januari lalu.

Reuters mengabarkan jika pendemo membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan kemarahan mereka kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Minta maaf-lah dan mundur," tulis sejumlah poster yang dibawa oleh pendemo.


Rakyat Iran Demo Soal Jatuhnya Pesawat Ukraina, Donald Trump Beri Dukungan

Bahkan, beberapa pendemo lainnya menuliskan kecaman keras kepada Ayatollah Ali Khamenei.

"Matilah Diktator," tulis salah satu poster.

Sebelum Iran mengeluarkan penyataan resmi yang mengakui bahwa pihaknya tidak sengaja menembak jatuh pesawat komersil tersebut, Perdana Menteri Kanada diketahui telah menaruh kecurigaan terhadap insiden tersebut. bukan tanpa alasan, ia mengaku mendapat informasi dari sejumlah sumber intelijen dan dengan tegas menyebut jatuhnya pesawat itu lantaran terkena rudal yang ditembakkan oleh Iran.

"Kami memiliki intel dari banyak sumber, termasuk koalisi dan milik kami sendiri. Bukti-bukti menunjukkan bahwa pesawat itu ditembak oleh misil Iran," katanya sebagaimana dikutip dari AFP.

Rudal Kembali Hantam Pangkalan Militer, AS Berang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia