logo


Catat! Ini Strategi yang Bisa Anda Lakukan untuk Membuat Presentasi Lebih Menarik

Presentasi dapat menjadi jembatan untuk mengekskalasi kemampuan berbicara di depan publik. Potret presentasi menarik yang bisa Anda contoh adalah presentasi yang disampaikan oleh mendiang Steve Jobs, mantan CEO Apple.

13 Januari 2020 07:22 WIB

Presentasi yang menarik dapat membantu Anda lebih cepat meraih kesuksesan
Presentasi yang menarik dapat membantu Anda lebih cepat meraih kesuksesan
dibaca 838 x

Di era yang serba cepat, memiliki kemampuan presentasi yang baik menjadi sebuah nilai tambah yang signifikan dalam kesuksesan Anda. Bayangkan saja, memaparkan rencana kerja, menarik investor, seleksi beasiswa, hingga hal-hal sesederhana berkenalan dengan teman/rekan kerja baru, tidak terlepas dari presentasi. Butuh kemampuan dan strategi yang matang untuk dapat menyampaikan sebuah presentasi yang menarik.

Salah satu manfaat presentasi adalah dapat menjadi jembatan untuk mengekskalasi kemampuan berbicara di depan publik. Selain itu, kesempatan emas seperti meraih peringkat kerja yang lebih tinggi, peningkatan talenta kepemimpinan, hingga mengasah kepercayaan diri dapat diupayakan melalui pengembangan kapasitas presentasi.

Namun demikian, presentasi seringkali menjadi momok bagi beberapa orang. Berbagai kendala seperti gugup, tidak percaya diri, tidak menguasai materi, tidak dapat memilih metode berbicara yang tepat, hingga tidak dapat menampilkan visual yang menarik membuat calon presenter harus berpikir dua kali ketika ditunjuk untuk maju ke depan ruangan. Belum lagi ada risiko audiens cenderung cepat bosan dalam menyimak presentasi, apalagi jika presentasi tersebut disampaikan dengan cara yang tidak menarik.


Lindungi Industri Dalam Negeri, Strategi Bea Cukai Hadapi Jastip dan Barang Kiriman

Potret presentasi menarik yang bisa Anda contoh adalah presentasi yang disampaikan oleh mendiang Steve Jobs, mantan CEO Apple. Steve Jobs dikenal sebagai seorang presenter handal yang sesi presentasinya bahkan dinantikan di seluruh dunia terutama oleh para penggemar Apple. Ia berhasil menggaet perhatian audiens dengan cara-cara presentasi yang berbeda dari teknik umumnya. Lalu, apa yang membuat presentasi Steve Jobs menarik dan lain daripada yang lain? Menurut Harvard Business Review, berikut adalah strategi yang bisa Anda lakukan untuk membuat presentasi menjadi lebih menarik:

1. Gunakanlah sedikit kalimat dan sedikit slide
Untuk menyampaikan presentasi yang baik, mulailah gunakan kalimat yang sederhana serta tampilkanlah slide dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Selain lebih nyaman dipandang serta didengarkan, penggunaan kalimat yang singkat dan efektif akan membuat audiens terhindar dari arus informasi yang berjejal secara berlebihan atau overload information. Pastikan juga Anda menyampaikan informasi dalam durasi yang tidak terlalu lama karena presentasi yang baik tidak bertele-tele. Anda bisa meniru tokoh dunia seperti John F. Kennedy yang tercatat menyampaikan pidato inaugurasinya tidak lebih dari 15 menit. Ingat, simplicity is the key!

2. Hindarilah penggunaan bullet points
Selama ini, penggunaan bullet points menjadi salah satu instrumen presentasi yang selalu ada hampir di setiap slide yang ditampilkan. Namun tahukah Anda bahwa sesungguhnya penggunaan bullet points dianggap sebagai cara yang kurang efektif dalam menyampaikan informasi ke target audiens? Studi seorang biologis molekular bernama John Medina membuktikan bahwa kemampuan manusia dalam mengingat gambar adalah salah satu kemampuan terbaiknya. "Ketika anda mendengar/membaca kalimat, maka tiga hari kemudian Anda akan mengingat 10% dari informasi itu. Namun ketika Anda menambahkan gambar di dalamnya, kemampuan mengingat Anda akan meningkat hingga 65%". Eksperimen ini membuktikan bahwa penggunaan gambar dan video lebih diutamakan dibanding penggunaan kalimat-kalimat dalam bullet points. Steve Jobs adalah salah satu presenter terbaik yang tidak pernah menggunakan bullet points dan hanya menampilkan foto dan kalimat sederhana dalam slidenya.

3. Maksimalkan teknik vokal Anda
Bukan hanya saat menyanyi, teknik vokal yang baik juga sangat dibutuhkan saat Anda presentasi. Eksperimen menunjukkan bahwa seorang presenter yang mengatur volume, jeda, artikulasi, hingga penekanan pada kalimat-kalimatnya dapat menyampaikan informasi dengan lebih efektif kepada audiens. Impresi positif dapat Anda bangun dengan mengatur teknik vokal ketika berada di depan ruangan. Naikkanlah volume suara Anda ketika ingin menyampaikan kalimat yang persuasif, berilah jeda ketika Anda ingin menyampaikan informasi penting, aturlah artikulasi Anda agar pendengar dapat menyimak jelas poin yang ingin Anda sampaikan. Cobalah untuk menunjukkan antusiasme Anda terhadap apa yang ingin Anda sampaikan. Dengan demikian, presentasi Anda akan menjadi lebih persuasif dan menarik.

4. Lakukanlah sesuatu yang tidak biasa
Selain menampilkan slide yang menarik dan berbicara dengan kalimat efektif, presenter yang handal biasanya akan melakukan sesuatu yang luar biasa di atas panggung. Audiens cenderung mengingat momen, sehingga ketika Anda berhasil menampilkan sesuatu yang menarik, otomatis Anda akan mendapatkan atensi penuh dari audiens. Steve Jobs berhasil membuat audiensnya terkagum-kagum ketika dalam presentasinya atas produk laptop terbaru Apple, ia mengeluarkan laptop tersebut dari amplop kantor. Hal ini ia lakukan untuk menekankan kepercayaan audiens bahwa produk yang diperkenalkan sebagai laptop yang tipis tersebut memang betul-betul tipis dan ergonomis hingga dapat dimuat dalam sebuah amplop tipis. Contoh pula Bea Johnson, seorang aktivis lingkungan  yang dalam presentasinya menunjukkan jumlah sampah yang diproduksi oleh keluarganya dalam beberapa tahun terakhir. Segelas sampah dalam mason jar menjadi objek yang sangat menarik ketika Johnson mengampanyekan gerakan zero waste di Amerika Serikat. Hal-hal seperti ini dapat Anda lakukan menyesuaikan dengan substansi presentasi yang ingin Anda sampaikan.

5. Berlatih sesering mungkin
Ingatlah bahwa tidak ada keberhasilan yang instan. Segala kesuksesan lahir dari upaya dan latihan, sehingga berlatihlah semaksimal mungkin untuk membiasakan diri Anda dengan gaya, cara, dan pendekatan presentasi yang nyaman. Ambillah kesempatan-kesempatan kecil seperti menjadi volunteer untuk berbicara di depan forum pegawai, kelas, atau bahkan dalam kehidupan berumah tangga. Sisihkan waktu khusus untuk berbicara di depan cermin dan mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki dan apa yang bisa dipertahankan dari teknik presentasi Anda. Malcolm Gladwell menyebutkan bahwa 10.000 jam adalah waktu yang harus Anda habiskan untuk berlatih dan mencapai titik profesional. Pelajarilah respon audiens dari berbagai kesempatan berbicara di depan publik dan sesuaikanlah teknik presentasi Anda. Martin Luther Jr. menghabiskan banyak waktunya untuk berlatih berbicara dengan baik hingga akhirnya ia bisa menyampaikan pidato-pidato fenomenal, begitu juga dengan Bung Karno.

Melakukan presentasi mungkin terdengar mudah dan sederhana, namun banyak orang ternyata tidak dapat memaksimalkan kemampuan komunikasinya dengan baik karena tidak mengetahui cara yang tepat. Presentasi bukan hanya melatih kemampuan berbicara, tetapi juga melatih behavioral skill Anda saat berada di atas panggung. Aktivitas ini juga akan melatih Anda menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan berani. Dengan menggunakan strategi di atas, tampilkanlah presentasi yang berbeda lain daripada yang lain serta berlatihlah sesering mungkin. Dengan begitu, Anda dapat mencapai kesuksesan lebih cepat dari orang lain.

Ditulis oleh: Reaca Raksa

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Strategi Menghilangkan Stres di Kantor Versi Kaum Milenial

Halaman: 
Admin : Tino Aditia