logo


Lembaga Survei Indonesia: RRC Dinilai Lebih Besar Pengaruhnya Terhadap Indonesia Dibanding AS

Hasil Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan bahwa warga Indonesia lebih menyoroti tentang isu China ketimbang Amerika Serikat.

13 Januari 2020 06:30 WIB

berita internasional

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hasil Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan bahwa warga Indonesia lebih menyoroti tentang isu China ketimbang Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan di Hotel Erian, Jakarta, Minggu (12/1) kemarin.

"RRC dinilai lebih besar pengaruhnya terhadap Indonesia dibanding AS," ujar Djayadi.

Ia mengungkap bahwa kesimpulan tersebut merujuk kepada hasil survei nasional LSI yang diselenggarakan pada tanggal 10-15 Juli 2019 silam. Survei tersebut dilakukan terhadap 1.540 responden di 34 provinsi di Indonesia dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.


Kapal-kapal China Pergi, NasDem: Makanya Fadli Zon Tidak Perlu Nyinyir 

Ia mengklaim bahwa margin error dalam survei tersebut kurang lebih 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Lebih lanjut, Djayadi menyebut jika respon dari responden terhadap China cenderung lebih negatif dibanding dengan AS.

"Sementara terhadap AS, penilaian masyarakat cenderung stabil. Yang menilai positif (40 persen) pengaruh AS terhadap Indonesia lebih banyak dibanding yang menilai negatif (30 persen)," ujarnya.

Iran Bantah Pesawat Ukraina Jatuh Karena Rudal Mereka

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia