logo


Novel Bamukmin: Saya Sangat Dirugikan dengan OTT Wahyu Setiawan

Novel Bamukmin merasa dirugikan dengan OTT Wahyu Setiawan

11 Januari 2020 15:40 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin merasa dirugikan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Novel menduga bahwa pengungkapan kasus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan Wahyu Setiawan ada kaitannya dengan pilpres 2019 lalu.

"Saya sebagai pelaku politik praktis yang ikut kontestasi politik baik sebagai caleg dan juga tim advokasi BPN Prabowo-Sandi jelas sangat dirugikan dengan OTT yang diduga untuk pemenangan paslon nomor 01," kata Novel Bamukmin, seperti dikutip netralnews.com, Sabtu (11/1/2020).


Tanggapi Kasus Suap Komisioner KPU, Fadli Zon: Bisa Jadi Puncak Gunung Es Saja

Novel juga mendesak agar DPR segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Selain itu juga meminta mengawasi kinerja KPK agar pihak-pihak yang terduga terlibat kasus tersebut tidak meloloskan diri.

"Dengan itu segera harus dibuat pansus di DPR untuk mengusut tuntas kasus OTT tersebut, untuk mengawasi KPK agar jangan sampai lolos dikarenakan Komisioner KPU tersebut telah diduga kuat memenangkan (paslon 01) dengan TSMB (terstruktur, sistematis, masif, dan brutal)," pungkasnya.

Mega vs SBY di Balik OTT KPK kepada KPU

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex