logo


Ketegangan AS-Iran Pengaruhi Ekonomi RI? Begini Penjelasan BI

Penjelasan BI terkait kondisi ekonomi RI

10 Januari 2020 21:25 WIB

Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo (kanan) dan Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo.
Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo (kanan) dan Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa ketegangan AS-Iran yang semakin memanas tidak mempengaruhi makro ekonomi Indonesia.

"Kami sebut ini bagian dari risiko geopolitik global, risiko global kami tidak melihat dampak secara signifikan terhadap makro ekonomi maupun juga terhadap nilai tukar rupiah," ujar Perry Warjiyo di Gedung BI, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Perry menegaskan bahwa ketegangan kedua negara tersebut tidak mempengaruhi nilai tukar rupiah. Terbukti rupiah terus meningkat.


Gubernur BI: Karunia Allah, Rupiah Stabil dan Menguat

"Terbukti dari apa? Premi risiko dalam bentuk CDS (Credit Default Swap) itu yang juga terus menurun," imbuhnya.

"Jangka pendek risiko geopolitik pengaruh, tapi secara fundamental kami pandang tidak pengaruh besar," pungkasnya.

Harga Emas Meroket Pasca Ketegangan AS dan Iran

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati