logo


Dinilai Tidak Tegas Tangani Natuna, PA 212 Desak Jokowi Copot Prabowo

PA 212 Desak Jokowi Copot Prabowo

8 Januari 2020 19:25 WIB

Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Devisi PA 212, Damai Hari Lubis menganggap sikap yang diambil Menteri Pertahanan Prabowo tidak sejalan dengan sikap yang diambil Presiden Joko Widodo. Prabowo dinilai membiarkan China yang telah melanggar batas tetorial RI dengan menyebut China sebagai sahabat.

Sementara Jokowi mengambil sikap bahwa tidak ada kompromi bagi negara yang telah melanggar batas tetorial negara. Karena perbedaan sikap tersebut, Damai Hari Lubis mendesak Jokowi agar segera mencopot Prabowo dari jabatannya sebagai Menhan.

"Sebaiknya Jokowi copot segera Prabowo Subianto sebagai Menhan, gantikan dengan yang sejalan dengan kebijakan beliau sebagai presiden dan panglima tertinggi," ujar Damai, seperti dikutip CNN Indonesia, Rabu (8/1/2019).


Fadli Zon: Kita Tak Boleh Didikte oleh China

Sebelumnya, Prabowo mengatakan akan menyelesaikan konflik Natuna dengan baik. "Saya kira ada solusi baik. Kita selesaikan dengan baik ya, bagaimanapun China negara sahabat," ujar Prabowo di Gedung Kementrian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (3/1).

Pernyataan tersebut dinilai bertentangan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang menentang keras pelanggaran China di perairan Natuna. Retno juga dinilai lebih tegas dengan memanggil Dubes China untuk memberikan nota protes terhadap klaim negara.

Sesalkan Pernyataan Prabowo, IPS Sebut Harusnya No Ifs, No Buts, No Other Excuses

Halaman: