logo


Visa Ditolak AS, Menlu Iran Tak Bisa Hadiri Pertemuan Dewan Keamanan PBB?

berikut penjelasannya

8 Januari 2020 03:30 WIB

Tehran Times

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat dikabarkan menolak permohonan visa Menteri Luar Negeri Iran Mohammed Javad Zarif untuk menghadiri pertemuan Dewan Keamanan PBB yang digelar di New York, Amerika Serikat, pekan ini.

"Mereka takut jika seseorang datang ke AS dan mengungkap yang sebenarnya terjadi," ujar Zarif sebelum upacara pemakaman Komandan Pasukan Elit Garda Revolusi Iran, Jenderal Qasem Soleimani di ibu kota Iran, Teheran, Selasa (7/1) kemarin seperti dilansir dari Reuters.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS diketahui belum berkomentar terkait masalah tersebut. Sebagai tuan rumah sekaligus markas besar PBB, seharusnya Pemerintah Amerika Serikat memberikan ijin bagi pejabat luar negeri untuk menghadiri pertemuan Dewan Keamanan PBB itu.


Harga Emas Meroket Pasca Ketegangan AS dan Iran

Pertemuan yang akan dilangsungkan pada Kamis (09/01) tersebut seharusnya menjadi kesempatan pertama bagi Iran untuk menyampaikan kepada komunitas internasional mengenai serangan udara AS yang telah menewaskan komandan militer tertingginya, Qasem Soleimani.

Utusan Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi, juga telah mendesak Dewan Keamanan untuk mengecam dan mengambil sikap terhadap tindakan sepihak yang dilakukan oleh AS terhadap negaranya.

"Pembunuhan Soleimani adalah “contoh nyata terorisme negara dan, sebagai perbuatan kriminal, merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional, termasuk secara khusus…Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” katanya.

 

Insiden Mematikan Ditengah Pemakaman Qassem Soleimani, 35 Orang Tewas Terinjak

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia