logo


Rencana Luhut Binsar Relokasi Nelayan ke Natuna, Luhut: Harus Punya Pangkalan yang Bagus

berikut penjelasannya

8 Januari 2020 01:57 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa rencana untuk menempatkan nelayan-nelayan Indonesia ke perairan Natuna sebenarnya merupakan rencana lama. Namun, hingga saat ini masih terkendala belum siapnya pangkalan nelayan yang ada di Natuna.

"Sudah bertahun-tahun kita siapkan itu (nelayan), tapi pangkalan nelayan di Natuna tidak pernah siap. Sekarang kita paksa. Saya sudah bicara dengan Menteri KKP (Edhy Prabowo), itu harus sudah siap tahun ini. Kita pindahkan nelayan kita dari Pantai Utara (Jawa) dan juga dari Sumatera Utara. Mereka harus punya pangkalan yang bagus, dia tinggal di situ," katanya di Jakarta, Selasa (7/1).

Luhut menyebut masalah yang terjadi di perairan Natuna memicu pemerintah, dalam hal ini KKP, untuk mempercepat persiapan pangkalan nelayan sehingga pemindahan nelayan tersebut bisa dilakukan secepat mungkin.


Dukung Sikap Tegas Jokowi Soal Natuna, MPR Sebut Tidak Ada Kompromi

"Kapan saja waktu itu jadi. Sudah lama ini diprogramkan, dengan ada sekarang (masalah Natuna), kita percepat lagi. Pak Edhy saya lihat lebih cepat," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini pemerintah juga tengah menyiapkan omnibus law untuk memperbaiki coast guard atau penjaga pantai, khususnya untuk wilayah perairan Natuna.

"Sekarang kita perbaiki itu. Kita perbaiki sekarang coast guard kita dengan omnibus law. Kewenangannya itu sekarang ada enam atau tujuh tempat. Pangkalan coast guard pun harus diperbaiki. Sekarang itu belum jadi. Dari dulu gak sempurna sehingga penggunaannya gak baik," katanya.

Lebih lanjut, Luhut menegaskan bahwa dirinya tidak akan menggadaikan kedaulatan negara untuk sekedar nilai investasi.

"Saya tidak mungkin menggadaikan kedaulatan untuk investasi. Tapi, apakah kita harus berkelahi, kan tidak juga. Saya bicara dengan Menhan (Prabowo Subianto), lalu kita temukan solusi, di samping masalah itu ada, kita sendiri tidak siap. Kita hanya gampang mengkritik diri kita, tapi kita tidak menyiapkan diri kita sendiri," tegasnya.

Antisipasi Kapal China Berkeliaran di Perairan Natuna, Bamsoet Sebut Penguatan Armada TNI Sangat Relevan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia