logo


Tak Hanya Pulihkan Sistem Kelistrikan, PLN Serahkan Bantuan untuk Siswa Terdampak Banjir

Simak berita selengkapnya

7 Januari 2020 19:43 WIB

Banjir Jabodetabek
Banjir Jabodetabek Celebes Top News

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melakukan pemeriksaan sistem kelistrikan di bangunan sekolah terdampak banjir Jabodetabek pada Selasa (7/1).  PLN ingin memastikan keamanan sistem kelistrikan pasca terendam air.

SD Harapan Jaya, Cengkareng Jakarta Barat merupakan salah satu sekolah yang dinilai terendam banjir cukup parah.

Tingginya banjir di beberapa daerah juga menyebabkan Alat Pengukur dan Pembatas (APP) atau kWh meter terendam. Pengecekan dan perbaikan perlu dilakukan demi mencegah terjadinya korsleting listrik.


Soal Banjir Jabodetabek, Tito: Pentingnya Sinkronisasi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah...

"Beberapa lokasi banjirnya cukup tinggi, lebih dari 1,5 meter, kWh meternya pun ikut terendam sehingga mengalami gangguan. Sekolah ini walaupun banjirnya tidak tinggi sekalian kami cek untuk memastikan," kata Wakil Direktur Utama PLN, Dermawan Prasodjo dalam siaran resmi.

Sementara untuk perbaikan kelistrikan, sebanyak 98,7 persen gardu distribusi terdampak banjir di Jabodetabek dan Banten telah berfungsi dengan baik.

Dari jumlah 6.320 gardu distribusi terdampak banjir, PLN telah menyalakan sebanyak 6.234 gardu. Sedangkan 86 gardu lainnya, masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.

Khusus kawasan Jakarta, hanya tersisa 5 gardu distribusi lagi yang belum menyala, yakni di daerah Rawa Buaya, Semanan, dan Grogol. Sementara, 81 gardu yang belum menyala, mayoritas berada di kawasan Jasinga Bogor dan Lebak Banten yang terdampak banjir bandang.

"Mayoritas di sekitar Lebak dan Jasinga, ini aksesnya banyak terputus akibat banjir bandang, mobil tidak bisa masuk. Seluruh peralatan harus dipanggul. Kami tetap usahakan, tapi tentu butuh waktu," jelas Darmawan.

Lebih dari pengecekan, PLN juga menggelontorkan bantuan 400 paket alat sekolah untuk siswa terdampak banjir di SD Harapan Jaya.

"Sekolah sudah mulai aktif kembali, tapi mereka cerita kalau buku dan alat sekolah mereka habis terendam banjir. Oleh karena itu, kami coba bantu agar adik-adik tetap semangat," tukas Dermawan.

Kemenkop UKM Akan Dampingi UMKM Terdampak Banjir, Teten: yang Kecil kan Harus Diperlakukan Sama

Halaman: 
Penulis : Iskandar