logo


Luhut Ungkap Indonesia Bakal Dapat Suntikan Investasi Rp 280 Triliun dari Uni Emirat Arab

berikut penjelasannya

7 Januari 2020 04:00 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Kordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) akan menyuntikkan investasi ke Indonesia senilai USD 20 miliar atau setara dengan Rp 280 triliun.

Investasi tersebut rencananya akan ditandatangani oleh Presiden Jokowi saat melangsungkan pertemuan dengan Pangeran Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan di Abu Dhabi pada 13 Januari 2020 mendatang.

"Nilainya (investasi) yang mau ditandatangani Presiden Joko Widodo itu sebesar USD 20 miliar," ujar Luhut di kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Senin (6/1) kemarin.


Terkait Sikap 2 Menteri terhadap Natuna, FPI Kritik: Kok Tidak Seganas Tindakan Ketika yang Dihadapi Rakyat Sendiri...

Luhut menyebut MoU atau kesepakatan yang akan ditandatangani mencakup kerja sama pada sektor energi, kesehatan, agrikultur, pendidikan, infrastruktur, manufaktur dan Sovereign Wealth Fund (SWF) atau dana abadi.

"Sudah mencakup semua itu, terutama ada 4 petrokimia," tambahnya.

Dengan penandatanganan MoU tersebut, Luhut berharap publik tidak menganggap bahwa pemerintah Indonesia hanya menjalin kerja sama di bidang investasi dengan Tiongkok saja.

"Jadi jangan bilang China-China melulu. Jangan tuduh kita pro China saja, kita siapa aja (bisa kerja sama) yang mau saja, asal memenuhi 5 syarat kriteria (investasi) kita," ujarnya.

Natuna Memanas, Luhut Binsar: Nggak Perlu Diributin, Bisa Ganggu

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia