logo


Soal Banjir Jabodetabek, Tito: Pentingnya Sinkronisasi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah...

Simak berita selengkapnya

6 Januari 2020 17:30 WIB

jpnn.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian angkat bicara terkait banjir yang melanda kawasan Jabodetabek.

Menurutnya, peristiwa tersebut diakibatkan adanya persoalan serapan air pada bagian hulu atau kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Tito menilai banyak lahan di wilayah Puncak yang sudah berubah menjadi pemukiman. Padahal, kata dia, kawasan tersebut merupakan daerah utama resapan air hujan.


Tak Hanya Terjun ke Lokasi Banjir, Nikita Mirzani Juga Sumbang Uang Jutaan Rupiah untuk Korban

"Daerah Puncak Bogor, area untuk menangkap air rata-rata sudah menjadi pemukiman, tanaman-tanaman yang tidak mampu menyerap air, yang tidak memiliki kemampuan menyimpan air laut menjadi air tanah," kata Tito Karnavian, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (6/1).

Tito memaklumi bila air hujan yang turun di Bogor langsung mengalir ke daerah rendah lantaran minimnya area serapan.

Lebih lanjut, Tito memandang persoalan daerah aliran sungai dari hulu ke hilir selama ini memang bermasalah.  

Oleh karena itu, menurut dia, perlunya menyatukan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani permasalah tersebut.

"Ada program mengatasi banjir, katakanlah di Jabodetabek dan sekitarnya, ini adalah suatu gambaran bagaimana pentingnya sinkronisasi antara Pusat dan Daerah dari hulu sampai ke hilir," tukasnya.

Fahri Hamzah Soal Banjir Jakarta: Negara Harus Bayar Kerugian Rakyat

Halaman: 
Penulis : Iskandar