logo


Ini Alasan Mahfud MD Kirim 120 Nelayan Indonesia ke Laut Natuna

Simak ulasan selengkapnya

6 Januari 2020 13:47 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menkopolhukam, Mahfud MD mengatakan bahwa pemerintah akan terus memperketat keamanan di laut Natuna.

Seperti yang diketahui, kini hubungan Indonesia-Tiongkok sedang memanas usai kapal panangkap ikan milik Tiongkok berulang kali masuk di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Republik Indonesia.

Untuk itu, pemerintah berinisiatif untuk mengirimkan 120 nelayan untuk memancing disekitar laut Natuna. Mahfud MD mengatakan, wilayah tersebut sering dimasuki oleh kapal-kapal asing karena jarang dilakukan penangkapan ikan di laut Natuna.


Indonesia Tak Akan Negosiasi dengan China Soal Natuna, Mahfud MD: Pokoknya Usir

"Berdasar hukum, artinya hukum internasional mengatakan bahwa perairan yang mereka (China) masuki itu adalah perairan sah kita, Indonesia, dan kita yang berhak mengeksplorasi maupun mengeksploitasi kekayaan laut yang ada di situ, termasuk 200 meter bawahnya dari dasar perairan itu. Sekarang dimasuki karena kita kurang hadir di sana," ujar Mahfud, seperti yang dikutip dari laman Detik (06/01).

"Oleh sebab itu, keputusan pemerintah itu, pertama, mengatakan ke siapa pun negara lain masuk ke situ tanpa izin dari pemerintah kita. Kalau masuk berarti melanggar hukum dan kita usir. Itulah pernyataan pertama kita bahwa itu daerah kedaulatan kita dan kedaulatan itu harus dijaga oleh kita bersama," ujar Mahfud.

Mahfud MD menambahkan, nantinya para nelayan itu akan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di utara Pulau Natuna tersebut.

"Salah satu keputusan ikutan dari situ adalah kita mau memobilisasi nelayan-nelayan dari Pantura. Dan mungkin pada gilirannya daerah lain di luar Pantura untuk beraktivitas kekayaan laut mencari ikan dan sebagainya di sana," tutur Mahfud.

Sigap! TNI Tak Ingin Terjebak Provokasi Tiongkok di Natuna

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma