logo


Bobby Nasution Dinilai Sulit Menang, Gerindra: Terlalu Prematur

Simak berita selengkapnya

5 Januari 2020 10:15 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik menilai menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, akan sulit menang di Pilwakot Medan. Menurut Gerindra, penilaian tersebut terlalu prematur.

"Jadi terlalu prematur untuk bicara peluang masing-masing calon saat ini," kata juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Sabtu (4/1).

Habiburokhman mengatakan akan melakukan survei internal untuk mendapatkan data komprehensif mengenai elektabilitas Bobby.


Menantu Jokowi Maju Pilkada Medan, Diusung Gerindra?

"Saya nggak tahu itu hasil survei apa bukan. Tetapi kami mesti mendapat data yang autentik dan komprehensif. Selain akan melakukan survei internal, kami juga menyerap informasi dari kader di tingkatan grass root," kata Habiburokhman.

Sebelumnya, pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai Bobby akan sulit menang di Pilwakot Medan.

"Sulit sekali bobby menang di Medan. Ada dua alasannya. Yang pertama, Medan itu penguasa partai politik ganti-ganti, kadang PKS, kadang Golkar, kadang Demokrat, kadang PDIP," kata Hendri kepada wartawan, Sabtu (4/1).

"Ini akan menarik pertarungannya. Nggak mudah terus terang Mas Bobby ini. Tidak sebesar Mas Gibran di Solo peluangnya. Tapi sekali lagi, peluang Mas Bobby tidak akan sebesar Gibran di Solo, bahkan potensi kalahnya saya melihat bahkan besar," ucapnya.

Sebut Elektabilitas Bobby Nasution Bisa Naik, Ini Saran dari Golkar

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata