logo


Rusia Memaksa Agar Semua Perangkat Elektronik Terinstal Aplikasi Buatan Mereka

berikut penjelasannya

3 Januari 2020 16:45 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejak pertengahan tahun 2019 kemarin, Rusia telah mengeluarkan sebuah wacana kebijakan yang cukup unik terkait dengan perangkat elektronik termasuk ponsel, tablets, komputer, dll.

Kebijakan tersebut mengharuskan setiap perangkat elektronik yang menggunakan jaringan internet untuk menginstal aplikasi-aplikasi buatan negeri Beruang Merah tersebut. Kebijakan ini juga merupakan syarat mutlak bagi sebuah vendor untuk mendapat ijin penjualan seperti dilansir dari Gizchina.

Sebuah persyaratan baru menyebut jika semua perangkat elektronik yang akan beredar di Rusia wajib sudah diinstal dengan aplikasi Yandex, sebuah aplikasi browser dari perusahaan lokal Rusia. Hal ini tentunya membuat Asosiasi Produsen Perangkat Komputer dan Rumah Tangga Rusia (RATEK) kurang setuju. Mereka menyebut jika kebijakan tersebut membawa dampak buruk bagi pasar, konsumen, produsen elektronik dan pengembang perangkat lunak.


Oppo, Vivo dan Xiaomi Bikin Aliansi, Pengguna Bisa Transfer File Tanpa Internet

Yandex sendiri merupakan salah satu layanan portal online penting di Rusia. Aplikasi tersebut menyediakan layanan pencarian, berita-berita terbaru, peta, ensiklopedia, e-mail, e-commerce, internet, iklan, dll. Berdasar laporan yang dihimpun oleh StatCounter Desember 2019 yang lalu, Yandex merupakan aplikasi mesin pencarian online kedua yang sering digunakan di Rusia selain Google. Bahkan, penggunaan aplikasi tersebut bisa dibilang hampir mengimbangi Google dengan pengguna sebesar 44.3%.

Oleh sebab itu, beberapa vendor seperti Apple, Google, Samsung dan Dell saat ini tengah berdiskusi untuk menentukan langkah terkait wacana kebijakan tersebut. Kebijakan itu segera resmi diberlakukan per 1 Juli 2020 mendatang.

Beredar Bocoran Spesifikasi Mi 10 dan Mi 10 Pro, Seperti Apa?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia