logo


Fahri Sebut Masalah Jakarta Lebih Mudah Diselesaikan oleh Presiden Dibanding Gubernur

Simak berita selengkapnya

3 Januari 2020 14:49 WIB

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Instagram @fahrihamzah

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, mengatakan bahwa masalah Jakarta, khususnya banjir dan macet lebih mudah diselesaikan oleh kebijakan presiden daripada gubernur. Menurutnya apabila keduanya bersatu maka akan lebih cepat lagi penyelesaiannya.

"Sejak awal, kita membayangkan adanya perencanaan yang terintegrasi pada tiga Provinsi dengan Pemerintah Pusat, yakni Jakarta, Jawa Barat dan Banten,” ujar Fahri dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Jumat (3/1/2020).

“Tanpa itu, kita akan terjebak saling menyalahkan sebab tiga Provinsi ini adalah kawasan yang saling berketergantungan satu sama lain," imbuhnya.


Soal Penanganan Banjir, Bamsoet: Sikap Gotong Royong Warga Sepatutnya Ditiru Pejabat Publik

Bahkan, menurut Fahri untuk menopang 3 Provinsi ini, seharusnya Lampung mulai diikutkan dalam perencanaan kawasan.

Fahri melanjutkan pada zaman Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ada yang ingin bikin jembatan Selat Sunda sekitar 30 KM, sayangnya banyak yang tidak percaya tapi sekarang jembatan penghubung Makau-Zuhai-Hongkong sudah sepanjang 55 KM.

Provinsi dan Kota di Indonesia, kata Fahri, memang seharusnya direncanakan integrasinya secara fisik, juga selain integrasi konsep kenegaraan.

Menurutnya dalam kerangka itu, presiden dan DPR bisa membuat regulasi yang memaksa kawasan tertentu untuk mengikuti konsep besar integrasi kawan tersebut.

"Jawa dan Sumatera, seharusnya disambung agar pergerakan penduduk ke luar Jawa, khususnya ke pulau Sumatera yang lebih besar dan lebih kosong dapat terjadi secara mudah. Tentunya, disertai pembangunan transportasi sampai ke Sabang, maka mobilitas ke barat akan semakin cepat dan mudah," sarannya.

Anies Baswedan Siap Debat Setelah Banjir Surut

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata