logo


11 Bulan Penjara, Buni Yani Pengedit Video Ahok Hirup Udara Bebas

Simak berita selengkapnya

3 Januari 2020 05:06 WIB

Buni Yani pengunggah video dugaan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama.
Buni Yani pengunggah video dugaan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Terpidana kasus ujaran kebencian Buni Yani bebas dari Lapas Gunung Sindur pada Kamis (2/1/2020). Ia menjalani 11 bulan benjara setelah mendapat potongan masa pidana.

"Bebas dengan program cuti bersyarat," kata Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Raka Aprianti seperti dilansir Tempo, Kamis (2/1).

Buni Yani merupakan pengedit video mantan Gubernur KI Jakarta Basuki Tjahaja Purnomo alias Ahok. Ia terbukti bersalah melanggar Pasal 32 ayat (1) dan Pasal 28 ayat (2) UU TE, yaitu tentang ujaran kebencian dan mengubah pesan dalam transaksi elektronik.


Said Didu: Saya Tunggu Ahok ke Menkeu Menagih Utang Negara

Buni Yani diberi hukuman 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung. Namun ia mendapat potongan masa pidana melalui Program Cuti Bersyarat. Ia hanya ditahan 11 bulan sejak 1 Februari 2019 hingga 2 Januari 2020.

Diketahui, Buni Yani mengedit video pidato Ahok di Kepulauan Seribu, Jakarta pada tahun 2016 silam. Video yang telah dieditnya menjadikan Ahok dikecam umat muslim sebagai penista agama.

Ahok Rangkap Dua Jabatan di Pertamina, Netizen: Indonesia Seperti Kekurangan Orang Pintar Saja

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati