logo


Laut Natuna Diklaim China, Bagaimana Sikap Menhan?

Simak berita selengkapnya

2 Januari 2020 15:45 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - China mengklaim perairan Natuna sebagai teritorialnya, bahkan kapal pencari ikan dan Coast Guard dari China masuk ke perairan Indonesia tersebut.

Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar-Lembaga Menteri Pertahanan RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan soal sikap Prabowo Subianto terhadap isu tersebut.

"Sejalan dengan nota protes yang sudah dikirimkan oleh Menlu, dan Pak Prabowo seperti sudah menyampaikan pada pertemuan ADMM di Bangkok, menyatakan bahwa pembicaraan Code of Conduct (CoC) terkait sengketa Laut China Selatan harus dilakukan dan dituntaskan," kata Dahnil kepada wartawan, Kamis (2/1).


Unggah Fotonya Bersama Jokowi, Prabowo: Setiap Patriot Memiliki Hak yang Sama

Menurut Prabowo, masalah Natuna-Laut China Selatan harus diselesaikan lewat pembicaraan dua belah pihak.

"Agar tidak mengganggu hubungan perdagangan dan diplomatik antarnegara termasuk dengan negara ASEAN lainnya. Dan tentu posisi Indonesia seperti yang telah disampaikan Menlu mempertahankan kedaulatan di Zona Ekonomi Eksklusif tersebut sebagai wilayah laut Indonesia," kata Dahnil.

Kemlu RI melakukan protes ke China karena kapal pencari ikan China dilaporkan telah masuk ke Perairan Natuna dan melakukan kegiatan pencurian ikan.

"Beliau (Prabowo) akan berkoordinasi dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan TNI AL terkait hal tersebut," kata Dahnil.

Jubir Prabowo: Ada yang Perbesar Ombak Kebencian Gunakan Banjir

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata