logo


Jokowi dan Basuki Hadimuljono Resmikan Bendung Kamijoro

berikut penjelasannya

31 Desember 2019 18:21 WIB

dok kementerianpupr

KULON PROGO, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono baru saja meresmikan Bendung Kamijoro, di Provinsi Yogyakarta, Selasa (31/12).

Bendung Kamijoro tersebut membendung aliran Sungai Progo yang membatasi Kabupaten Bantul dengan Kabupaten Kulon Progo.

Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Mensesneg Pratikno, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Bantul Suharsono dan Bupati Kulonprogo Sutedjo.


Menolak Lupa, 2018 Menteri Rini Bilang Jiwasraya Nggak Ada Masalah

“Pembangunan Bendung Kamijoro telah selesai dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Presiden menilai bendung yang bersumber dari aliran Sungai Progo ini sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan, serta memberikan jaminan ketersediaan air baku secara berkesinambungan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

"Bendung ini memberikan manfaat bagi Daerah Irigasi Pijenan di Kabupaten Bantul seluas 2.370 hektar, sehingga diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari 205 Persen menjadi 270 Persen," ujar Presiden.

Jokowi juga sangat berharap dibangunnya Bendung Kamijoro yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 236,8 miliar tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Masyarakat bisa hidup lebih sejahtera dengan usaha kecil yang tumbuh di kanan kiri bendung sehingga pendapatan masyarakat meningkat karena banyak wisatawan lokal kesini, " terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, selain untuk mengairi DI Pijenan, Bendung Kamijoro ini juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air baku untuk Kabupaten Bantul, Bandara Internasional Yogyakarta serta kawasan Industri Sentolo di Kabupaten Kulonprogo.

Untuk diketahui, pembangunan tersebut telah dimulai sejak tahun 2016 dan selesai pada tahun 2018 lalu oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Ditjen SDA. Dalam prosesnya, pihak BBWS Serayu Opak Ditjen SDA menggandeng PT Waskita Karya dan PT PP sebagai kontraktornya serta PT. Yodya Karya dan PT. Catur Bina sebagai konsultan supervisinya.

Unggah Fotonya Bersama Jokowi, Prabowo: Setiap Patriot Memiliki Hak yang Sama

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia