logo


Tak Dikontrak Usai Magang 6 Bulan, Pegawai Transjakarta Demo Anies: Jangan Lepas Tangan, Ini kan BUMD

Simak berita selengkapnya

31 Desember 2019 11:53 WIB

Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat
Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat beritagar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sejumlah petugas pelayanan PT Transjakarta melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota, Kantor Gubernur DKI Jakarta pada Senin (30/12). Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperjelas status mereka usai mengalami pemecatan.

"Kami ingin meminta kejelasan status kami," ujar Cahyo, salah satu peserta aksi unjuk rasa, dikutip dari Tempo pada Selasa (31/12).

Sejumlah petugas layanan Transjakarta, kata Cahyo, telah diberhentikan oleh Transjakarta setelah selesai menjalani masa magang selama enam bulan. Petugas tersebut meliputi layanan bus, halte hingga pengamanan yang berstatus magang.


Gubernur Terpegah dan Tervokal Sepanjang 2019, Anies Baswedan Nomor Satu

Cahyo mengatakan bahwa mereka sudah dijanjikan untuk diangkat menjadi karyawan saat proses seleksi atau magang selama 3 bulan. Namun setelah menyelesaikannya, Transjakarta kembali menawarkan untuk perpanjangan magang 3 bulan lagi.

"Saat itu orang Transjakartanya bagi yang mau lanjut silakan bagi yang tidak, tidak apa-apa. Dengan berat hati kami waktu itu lanjut lagi tiga bulan," terang dia.

Genap magang 6 bulan, Cahyo menyebutkan bahwa Transjakarta memanggil petugas magang untuk penyerahan sertifikat sebagai tanda magang tiga bulan kedua itu selesai. Hal tersebut memicu membuat karyawan magang kecewa karena janji untuk dijadikan pegawai kontrak tidak ditepati.

"Terus ngapain kami enam bulan digaji dua juta per bulan kalau tidak jadi kontrak," keluh dia.

Cahyo tak sepakat dengan pelayanan Transjakarta yang disebut-sebut sebagai transportasi terbaik. Menurutnya, hal itu tidak sesuai dengan kondisi di internal Transjakarta.

"Katanya ini transportasi yang dibangga-banggakan, tapi mana," lanjutnya.

Para pegawai lantas mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyelesaikan masalah ini karena Transjakarta merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Daerah.

"Jangan lepas tangan ini kan BUMD," tandas Cahyo.

Disebut Dukung Riza Patria Jadi Wagub DKI, PKS Membantah: Itu Pernyataan Sepihak

Halaman: 
Penulis : Iskandar