logo


Fadli Zon: Pesta Menjadi Petaka, Demokrasi Berubah Menjadi Tragedi

Simak berita selengkapnya

28 Desember 2019 21:50 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi catatan akhir tahun perjalan politik tanah air. Menurutnya, tahun 2019 adalah periode yang memilukan bagi perpolitikan Indonesia.

"Pasalnya, hampir sepanjang tahun, wajah politik kita dipenuhi peristiwa tak menggembirakan," ujar Fadli Zon seperti dikutip Indonesiainside.id, Sabtu (28/12/2019).

Fadli Zon menilai sejak pemilu serentak 2019 hingga akhir tahun ini banyak muncul permasalahan, penegak hukum bermasalah, pembatasan dalam berpendapat, hingga wacana penambahan masa jabatan presiden. "Itu semua, pantas membuat kita merasa cemas dengan masa depan demokrasi Indonesia," tutur Fadli Zon.


Beredar Video Gaduh Rebutan Palu, Zulkifli Hasan: Itu Dinamika

Ia mengungkapkan bahwa awal tahun 2019 masyarakat disuguhkan demokrasi yang berkualitas, namun faktanya justru sebaliknya. "Pesta menjadi petaka. Demokrasi berubah menjadi tragedi," tambahnya.

Fadli menilai persiapan pemilu serentak 2019 membutuhkan waktu yang lama, namun pengelolaannya masih tradisional. Padahal yang diharapkan adalah pemilu yang modern.

Soal Gaduh Rebutan Palu, Amien Rais: Ecek-ecek Itu

Halaman: