logo


Soal Penambahan Wakil KSP, Ma'ruf Amin: Ya Terpaksa Digemukkan

Simak berita selengkapnya

26 Desember 2019 21:36 WIB

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma\'ruf Amin.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi soal adanya Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) yang menuai banyak kritikan dari masyarakat. Publik menilai penambahan jabatan tersebut tidak sejalan dengan janji Presiden yang akan merampingkan birokrasi.

Ma'ruf Amin menilai penambahan jabatan baru tersebut di anggap wajar. Menurutnya sedang dibutuhkan sehingga tidak masalah apabila menjadi gemuk.

"Ya gemuk sedikit kalau memang butuh, kalau perlu digemukkan sedikit. Ya kalau memang dibutuhkan. Ini butuhnya lagi gemuk, ya terpaksa digemukkan karena ada kepentingan ya," kata Ma'ruf Amin di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (26/12/2019).


Dituding Lindungi Eks Pimpinan Jiwasraya, Moeldoko: Tidak Ada Kaitannya dengan Saya

Ma'ruf Amin menyebut bahwa penambahan Wakil KSP masih wacana. Padahal terkait penambahan wakil KSP sudah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2019 tentang Kantor Staf Kepresidenan.

"Kita tunggu saja nantilah. Ya belumlah, nanti tunggu saja masih wacana," ujar Ma'ruf Amin.

Sindir Moeldoko Soal Muslim Uighur, FPI: Jadi Ketahuan Tuh Siapa yang Tidak Pancasilais

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati