logo


Ratna: Mudah-mudahan Pak Jokowi Juga Kapok Memenjarakan Saya

Simak berita selengkapnya

26 Desember 2019 21:30 WIB

Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ratna Sarumpaet sudah menghirup udara bebas setelah mendekam selama 15 bulan di dalam penjara karena kasus hoaks penganiayaan.

Setelah bebas, Ratna mengaku tetap akan mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia berharap Jokowi kapok memenjarakan dirinya.

"Itu kan tabiat saya. Jadi saya rasa mudah-mudahan Pak Jokowi juga kapok memenjarakan saya. Nggak ada gunanya juga, saya orang tua. Masa kalau saya mengkritik terus saya dimarahin lagi, nggak boleh begitu dong. Kita negara demokrasi," kata Ratna di rumahnya, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/12).


Sudah Bebas dan Akan Tetap Kritik Jokowi, Ratna Sarumpaet: Itu Bantuan

Ratna mengatakan tindakannya tersebut sebagai bentuk cintanya kepada presiden dan bangsa.

"Tugas saya sebagai aktivis adalah kritik dan itu bantuan buat Pak Jokowi, kalau beliau nggak saya kritik, berarti saya tidak sayang sama dia atau tidak sayang sama bangsa saya. Jadi kapan mulai mengkritik nggak usah ditanya juga ya," jelasnya.

Ratna mengaku selama di penjara tidak memiliki beban dan ikhlas menjalani hukumannya.

"Ya pasti ada kesalahan saya, tetapi juga pasti ada izin dari Allah SWT, dan saya percaya ada sesuatu yang baik di balik kesempatan yang diberikan kepada saya. Jadi saya seperti di lapas, aku nggak berpikir tentang waktu kapan pulang begitu. Saya menikmati saja begitu, apa yang bisa saya lakukan ya saya lakukan, saya baca, menulis," tuturnya.

"Saya kan di lapas nggak sampai dua bulan. Jadi sebenarnya happy-happy aja. Kalau saya sih so far kalau kita bicara beban awal-awalnya memang saya agak terganggu. Tetapi pada akhirnya saya menyadari bahwa ini sudah terjadi, lalu mau ke mana kan dan kita nggak bisa marah sama siapa-siapa, apalagi kepada Tuhan kita nggak bisa marah," imbuh Ratna.

Ratna Sarumpaet: Salah Kemarin, Saya Masuk Timnya Pak Prabowo

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata