logo


Kondisi Mata Air Cicaneang Makin Surut, Warga Sekitar Mulai Resah

Simak ulasan selengkapnya

25 Desember 2019 12:59 WIB

Kepala Desa Hegar Kuning, Bapak Mumu
Kepala Desa Hegar Kuning, Bapak Mumu Jitunews

SUMEDANG, JITUNEWS.COM - Mata air (spring water) merupakan penghasil air bersih yang biasa masyarakat gunakan untuk berbagai keperluan hidup. Air yang berasal dari mata air biasanya merupakan air yang sudah layak konsumsi karena mengalami purifikasi secara alami (self purification).

Mata Air Cicaneang, Paseh Sumedang merupakan salah satu dari sekian banyak mata air yang digunakan untuk keperluan hidup.  

Kepala Desa Haurkuning, Bapak Mumuh mengatakan bahwa mata air Cicaneang merupakan salah satu sumber mata air untuk desa-desa sekitar dan di sekitar mata air tersebut terdapat Makam Eyang Jangkung Jaya Sakti Langlang Buana di Makam Sampora.


Situs Virtual Mata Air Tambar di Pati

Eyang Jangkung Jaya Sakti Langlang Buana sendiri adalah salah satu senapati ketika jaman Pangeran Rangga Gede memerintah Sumedang larang di Parumasan  Conggeang (Mp. 1625-1633), sebagai Bupati di wilayah Prayangan (Priangan) ketika Sultan Agung Kesultanan Mataram berkuasa.

Namun, kondisi mata air Cicanerang sendiri saat ini mengalami penurunan debit air yang sangat drastis bahkan salah satu saluran utama pengairan sudah kering sama sekali walaupun di musim hujan karena adanya penyedotan langsung dari mata air oleh salah satu perusahaan air minum.

Adam Hidayat, salah satu aktivis penggerak desa meminta agar perusahaan tersebut melakukan perawatan lingkungan dan pemindahan bangunan agar fungsi mata air dan situs bersejarah tersebut kembali sebagaimana mestinya.

Sementara itu, Radya Anom Karaton Sumedang Larang Rd Luky Djohari Soemawilaga sendiri ketika melakukan dialog masyarakat dan kunjungan ke lokasi mengatakan Trilogi Keraton Sumedang Sumedang Larang adalah Program Budaya, Sejarah dan Lingkungan Hidup.

Menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan perlu di budayakan sejak dini. Pengelolaan kawasan konservasi pada hakekatnya merupakan salah satu kegiatan berwawasan lingkungan, sehingga berdampaknya terhadap upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan peningkatan kualitas hidup.

Misteri Mata Air Terkutuk yang Merubah Segalanya Menjadi Batu

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma