logo


Menteri Koperasi dan UKM Minta Petani Garut Berkoperasi dan Produksi Komoditas Unggulan

Simak berita selengkapnya

23 Desember 2019 20:34 WIB

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masuki
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masuki Ist

GARUT, JITUNEWS.COM - Masyarakat Desa yang baru saja menerima sertifikat redistribusi tanah diminta untuk berhimpun dalam koperasi. Koperasi tersebut dijadikan sebagai tempat berhimpunnya para petani komoditi unggul di lahan-lahan eks HGU perkebunan selekta.

"Pak Sofyan Djalil yang membagikan sertifikat tanah, kami yang memproduksi dengan koperasi, masyarakat bertani dan berkebun yang menghasilkan komoditas unggulan seperti kopi dan pisang yang bisa diperdagangkan ke pasar global," ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masuki, pada acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Senin (23/12).

Teten menambahkan Kemenkop dan UKM akan bekerjasama dengan Bupati Garut mengelola lahan tersebut. Sehingga, sertifikat tanah yang diberikan tersebut tanahnya menjadi produktif.


Terima Kunjungan Ruangguru, Teten Masduki: Butuh Materi yang Bisa Mengubah Mindset Pelaku UMKM

"Kami minta lahan yang sudah dibagi-bagi melalui sertifikat ini, jangan lagi ngumpul atau dijual ke orang kaya," ujar Teten.

Masyarakat Garut selama ini, imbuh Teten, sudah dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian dan perkebunan terbesar di Jawa Barat Seperti padi, jagung, cabe, kapulaga, aren, teh, karet dan cengkeh.

Pada kesempatan yang sama, hadir Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil.

Menteri Koperasi dan UKM Ingin UMKM Indonesia Bisa Bersaing di Pasar Global

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata