logo


WNI Disandera Abu Sayyaf, Syaiful Bahri Minta Menhan Prabowo Bertindak

Simak berita selengkapnya

22 Desember 2019 14:48 WIB

Anggota Komisi I DPR RI, Syaiful Bahri Anshori
Anggota Komisi I DPR RI, Syaiful Bahri Anshori ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR, Syaiful Bahri Anshori meminta Pemerintah bersikap tegas terkait dengan disanderanya WNI oleh kelompok perompak Abu Sayyaf pada September lalu.

"Saya berharap pemerintah bertindak tegas terkait dengan penyanderaan ini kalau dibiarkan kasihan dengan orang yang di sandera," kata Syaiful Bahri dalam keterangan pers yang diterima Jitunews.com, Minggu (22/12).

Menurutnya Pemerintah dalam hal ini TNI harus segera berkoordinasi dengan pemerintah Filipina guna membebaskan para WNI ditahan.


Kunjungan Kerja ke Tiongkok, Ini yang Dibahas Prabowo Subianto

Politisi PKB ini juga  berharap Pemerintah tidak boleh kalah oleh apapun apalagi terorisme terlebih adanya WNI menjadi korban penyanderaan dan ini tanggung jawab semua pihak.

"Saya fikir kita sepakat kalau pemerintah tidak boleh kalah dengan teroris atau penyandera dengan alasan apapun,” kata Syaiful Bahri.

"Dan kita berharap Menhan baru ini segara bertindak dan bersikap soal penyanderaan ini," pungkasnya.

Diketahui, kelompok Abu Sayyaf diduga menculik tiga nelayan asal Indonesia dari perairan dekat Lahad Datu, Sabah, Malaysia, dan membawa mereka ke Filipina.

Mereka meminta uang tebusan sebesar 30 juta peso (Rp8,3 miliar) untuk pembebasan mereka. Ketiga WNI itu diketahui telah disandera sejak September lalu.

Tiga WNI yang diculik itu diidentifikasi sebagai Samiun Maneu (27), Maharuydin Lunani (48), dan Muhammad Farhan (27). Lunani dan Farhan merupakan ayah dan anak. Ketiganya diculik oleh sekelompok pria bersenjata dari kapal mereka di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, pada September lalu. Dilaporkan bahwa ketiga WNI dibawa ke gugusan Kepulauan Tawi-Tawi di Filipina bagian selatan dan kemudian ke Jolo, yang diketahui merupakan markas Abu Sayyaf.

Sampaikan Penolakan Terhadap Kebencian Antar Sesama, Prabowo Subianto: Apalagi Karena Perbedaan Sikap Politik

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Trisna Susilowati