logo


Susi Pudjiastuti Percaya Presiden Jokowi Tak Akan Setujui Kebijakan Menteri Edhy

berikut penjelasannya

19 Desember 2019 16:18 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Susi Pudjiastuti terus menentang rencana Menteri Edhy Prabowo untuk mencabut larangan ekspor bibit lobster. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut masih meyakini jika nantinya Presiden Joko Widodo tidak akan memberi ijin terhadap rencana Menteri Edhy Prabowo itu. Susi percaya Presiden Jokowi akan mengambil alih kebijakan tersebut demi menjaga sumber daya alam Indonesia.

"Saya tetap masih ingin percaya Pak Presiden (Jokowi) tidak mengizinkan ekspor bibit lobster. Saya percaya Presiden akan melindungi plasma nutfah yang bernilai begitu besar," tulis Susi Pudjiastuti dalam akun Twitter pribadinya, Kamis (19/12).

Susi menyamakan lobster dan ikan sidat yang terdaftar dalam CITIES atau Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora.


Kekeh Buka Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo: Jangankan Ditenggelamkan, Ditembak Kepala Pun...

Susi menilai sidat dan lobster mempunyai karakteristik yang mirip dimana jika nantinya bibit sidat dan lobster diambil untuk budidaya secara masif, kedua hewan ini akan punah. Ia juga menyebut bahwa beberapa negara di Eropa sudah mengawasi secara ketat dan melakukan razia terkait penyelundupan bibit-bibit ikan dilindungi.

"Di Eropa sekarang terus diawasi sangat ketat, operasi razia atau cracking down penyelundupan glass eel karena sudah mendekati punah," tuturnya.

Lebih lanjut, Susi menyebut benih lobster merupakan plasma nutfah yang harus dilindungi. Bahkan, ia menyebut jika pengambilan plasma nutfah merupakan sebuah tindak kejahatan serius.

"Yang namanya plasma nutfah itu harus dilindungi keberadaannya dan keberlanjutannya. Di banyak negara pengambilan plasma nutfah adalah kejahatan serius," ucap Susi.

Tak Setuju dengan Rencana Edhy Prabowo, Fadli Zon Mulai Berseberangan dengan Gerindra?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia