logo


Jokowi Tak Diundang ke Munas Partai Hanura, Wiranto: Ini Kan Aneh

berikut penjelasannya

18 Desember 2019 15:22 WIB

Wiranto dalam konferensi pers \'Penyelamatan Partai Hanura\' di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (18/12)
Wiranto dalam konferensi pers 'Penyelamatan Partai Hanura' di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (18/12) Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Menko Polhukam Wiranto angkat bicara menanggapi Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura yang diselenggarakan oleh kubu Oesman Sapta Odang (OSO).

Wiranto merasa aneh dengan acara munas tersebut, pasalnya tidak mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan dirinya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

“Kita baru saja menyaksikan ada munas Partai Hanura di hotel Sultan Jakarta. Ada munas disana, lazimnya munas itu pembukaan mengundang presiden, ketua dewan pembina ya di undang karena yang mendirikan partai, membesarkan partai, yang menyerahkan partai untuk di kelola. Kok munas tidak diundang, ini kan aneh,” ujar Wiranto di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (18/12).


Dituding Jual Partai Rp 200 Miliar ke OSO, Wiranto: Demi Allah Saya Tidak Dapat Duit

Dalam hal ini, Wiranto juga menyoroti pernyataan Oesman Sapta Odang (OSO) yang menyebut partai Hanura sudah tidak memiliki struktur dewan pembina sehingga tidak perlu mengundang dirinya pada saat dilangsungkan munas tersebut.

“Saya tidak sakit hati, cuma merasa aneh ada apa ini. Saya tanya ini katanya berdasarkan AD/ART kala ada munas di Soli tahun 2015 yang lalu. Disana memang dalam struktur organisasi tidak ada dewan pembina, sehingga katanya saya tidak perlu diundang, tapi ingat hasil munas di Solo itu ketua umumnya saya, ketumnya bukan Pak OSO. Jadi ini bagaimana,” jelasnya.

“Kembali, saya tidak ingin berkonflik, tidak ingin permasalahkan ini. Kalau nggak diundang ya nggak apa-apa, tapi agak aneh keluar dari kelaziman suatu partai politik,” pungkasnya.

Jokowi Sebut Masalah Jiwasraya Sudah 10 Tahun yang Lalu

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia